Minggu, 20 Agustus 2017

Music Technology Lifestyle

Diplo Ungkap Alasan Mengapa Rihanna Menolak Berkolaborasi Dengannya

Penulis :
Jumat, 11/08/2017 10:51:01 | Dibaca: 92




Diplo Ungkap Alasan Mengapa Rihanna Menolak Berkolaborasi Dengannya

NME


Compusiciannews.com -Kabar Selebriti- Produser musik, penulis lagu, penyanyi rapper dan bahkan seorang DJ Amerika, bernama asli Thomas Wesley Pents atau yang dikenal dengan nama panggung Diplo mendapat penolakan dari Rihanna untuk berkolaborasi dalam projek musik terbarunya

Produser berusia 38 tahun tersebut mengatakan: "Saya hanya menginginkannya dalam lagu Major Lazer. Dia seperti artis yang tidak akan pernah kami dapatkan (untuk bekerja sama)."

Dia juga mengungkap tentang usahanya untuk mengajak penyanyi tersebut berkolaborasi dengannya.

"Aku memutar lagunya yang berjudul 'Lean On'. Dia berkata, 'Aku tidak menyanyi house music'. Aku hanya menanggapinya dengan memasang wajah frustasi, "katanya.

"Pada kesempatan lain, aku berada di satu tempat dengannya, dan saat itu Future juga diundang disitu. The Weeknd juga ada di sana. Metro Boomin pun juga ada di sana sebelum semuanya tahu siapa dia sebenarnya. “

"Future memutar musiknya, mungkin sebanyak, 700 kali. Saat itu jam empat pagi. Akhirnya, aku berkata padanya, 'Yo, G, saya pergi kecuali jika kau membiarkanku memutar lagu'.

"Jadi aku memainkannya sebuah lagu. Dan dia (Rihanna) seperti, "Ini terdengar seperti lagu reggae di bandara". [Tertawa] aku seperti ingin bunuh diri saja."

Diplo sebelumnya telah mengakui bahwa 'Lean On' awalnya ditawarkan kepada Nicki Minaj dan Rihanna, namun akhirnya diberikan kepada MØ saat Nicki Minaj dan Rihanna menolaknya.

Menyusul kesuksesan lagu tersebut, Diplo menyebut keputusan mereka sebagai "berkah tersembunyi".
Namun, dia sepertinya tidak terlalu terganggu dengan keputusan Rihanna. Dia tetap berharap Rihanna mau bekerja sama dengannya.
"Semoga. Tapi kalau tidak, aku tidak terlalu peduli," aku sang DJ.

loading...




nilai



Berita Terkait :

Komentar Anda

  • Terbaru
  • Terpopuler