Minggu, 18 Februari 2018

Music Technology Lifestyle

Gelaran Perayaan Imlek Solo Menjadi Daya Tarik Wisatawan

Penulis :
Selasa, 06/02/2018 16.10.29 | Dibaca: 133




Gelaran Perayaan Imlek Solo Menjadi Daya Tarik Wisatawan

Panitia Bersama Imlek serta beberapa pihak dari Dishub, Polres, Satpol PP, dan Dinas Pariwisata dalam Jumpa Pers Perayaan Tahun Baru Imlek di Solo Dokumentasi PMS


Compusiciannews.com -Sosial Budaya- Perayaan Tahun Baru Imlek di Indonesia telah berlangsung lebih dari 1 dekade sejak Presiden Aburrahman Wahid menjadi Presiden Republik Indonesia di awal tahun 2000 dan sejak saat itu Tahun Baru Imlek menjadi perayaan nasional dan bahkan ditetapkan sebagai Hari Libur Nasional.

Sebagai kota yang ramai di setiap perayaan Imlek, Solo melalui organisasi Perkumpulan Masyarakat Surakarta (PMS), bekerjasama dengan berbagai pihak, seperti Kelurahan Sudiroprajan dan beberapa komunitas lainnya, menggelar berbagai acara untuk meramaikan perayaan Tahun Baru Imlek yang jatuh pada 16 Febuari 2018 mendatang.

Dalam kepanitian besar, yaitu Pantia Bersama Imlek 2569/2018, Tahun Baru Imlek yang pada tahun ini dinamakan tahun anjing tanah, mengambil tema besar Persatuan Dalam Keberagaman dan tema ini diambil sebagai bentuk kesadaran bahwa Perayaan Imlek bukan hanya milik satu golongan saja, melainkan milik semua masyarakat Solo.

Berbagai kegiatan diadakan untuk menyabut Tahun Baru Imlek, diantaranya

1. Pemasangan Lampion 12 Shio, Neon Box 12 Shio, Lampion 5 Shio Anjing, Lampion Dewa Rejeki dan Lampion Werkudoro di koridor Jl. Sudirman dan dinyalakan mulai tanggal 6 Febuari-6 Maret 2018

2. Pemasangan Gapura Imlek dan pemasangan kurang lebih 5000 lampion di komplek Pasar Gede, Jl Jendral Sudirman dan Jl. Urip Sumoharjo yang dinyalakan dari 6 Febuari-6 Maret 2018

Berbagai acara lainnya juga digelar dalam menyambut perayaan Tahun Baru Imlek, diantaranya :

1. Lomba Jurnalistik Imlek, Lomba Foto Imlek dan Lomba Video Drone

2. Solo Imlek Fair di Benteng Vastenburg, mulai tanggal 10-14 Febuari 2018 dan dimulai dari jam 10.00-21.00 WIB. Dalam acara ini akan disuguhkan festival kuliner, kerajinan tangan, Batik Fashin Show, panggung hiburang serta pertunjukan musik yang melibatkan komunitas musik lokal serta artis ibu kota, lomba menulis kaligrafi China, fortune teller, street magician dan masih banyak lagi dan stan yang disediakan +/- 50 stan

3. Mendukung acara Grebeg Sudiro pada tanggal 11 Febuari yang diselenggarakan oleh Kelurahan Sudiroprajan bekerjasama dengan Klenteng Tien Kok Sie Pasar Gede. Kelurahan Sudiroprajan sendiri merupakan kampung pecinan di kota Solo dimana akulturasi budaya antara Jawa dan Thionghoa terjalin kuat.

Ditemui oleh tim Compusiciannews.com beserta awak media lainnya di Ruang Rapat, PMS, Jl Juanda No 47, Solo (06/02) setelah jumpa pers, ketua Panitia Bersama Imlek, Sumartono Hadinoto menjelaskan bahwa meski tidak ada pesta kembang api dalam perayaan kali ini, tidak membuat perayaan imlek berkurang maknanya karena yang menjadi daya tarik perayaan imlek di Solo ini adalah semarak lampion yang terpasang indah serta partisipasi masyarakat solo dan bantuan para awak media dalam mempublikasikan membuat kota Solo memiliki daya tarik untuk dikunjungi oleh para wisatawan dan untuk perayaan Tahun Baru Imlek di Indonesia, Solo menjadi salah satu kota dengan perayaan Tahun Baru Imlek yang meriah dan bagus.

Beliau juga mengatakan saat dia mengunggah foto lampion di Pasar Gede di akun Intragramnya, banyak yang ingin berkunjung ke Solo dan sebagai pengganti kembang api, rencananya akan ada atraksi barongsai fosfor sehingga waktu pergantian tahun tetap terasa semarak, dan akan dikolaborasikan dengan penampilan dari Gilang Ramadhan Studio Band.

Werkudoro diangkat karena selain menjadi ikon kota Solo, Werkudoro memiliki karakter yang jujur dan pemberani sehingga dinilai cocok menjadi ikon parner di perayaan tahun baru imlek di kota Solo dan makna tahun anjing sendiri bagi Sumartono, meskipun beliau tidak begitu paham dengan ilmu fengsui, namun beliau mengambil sisi positif dari karakter anjing yang terkenal dengan sifat setia dan peka terhadap situasi jadi kalau diaplikasikan dalam dunia bisnis, kita perlu setia dalam menjalankan pekerjaan kita dan juga peka dalam melihat kondisi dan situasi apalagi dalam situasi pemilu ini

Terkait acara Solo Imlek Fair, 10-14 Febuari mendatang, yang rencananya akan dibuka oleh Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo, Sumartono menjelaskan alasan pemilihan Benteng Vastenburg sebagai venue karena mengingat di tahun sebelumnya, Solo Imlek Fair yang digelar di Pasar Gede dan ternyata tempatnya terlalu kecil dan karena komplek Pasar Gede merupakan transjuction dengan Benteng Vastenburg maka penyelenggaraan dilakukan di halaman parkir Benteng dimana masing-masing tenant akan disediakan tenda untuk mengantisipasi hujan serta panggung hiburan yang akan lebih ramai nantinya dengan beragam penampilan

 

loading...




nilai



Berita Terkait :

Komentar Anda