Rabu, 22 November 2017

Music Technology Lifestyle

Hank Williams, Sosok Bapak Musik Country Kontemporer

Penulis :
Jumat, 10/11/2017 12:39:13 | Dibaca: 75




Hank Williams, Sosok Bapak Musik Country Kontemporer

Hank Williams, Bapak Musik Country Kontemporer All Music


Compusiciannews.com -Sosial Budaya-  Hari Pahlawan Nasional 10 November ini berarti mengenang mereka yang sudah tidak dapat dilihat, namun dapat merasakan jasa dan karya mereka sampai sekarang. Ya, demikianlah sewajarnya para pahlawan dikenang. Tak hanya dalam hal sejarah kita, tetapi juga berlaku dalam sejarah musik. Setiap genre musik memiliki sejarahnya sendiri-sendiri, dan tokoh-tokoh penting dalam perkembangan musiknya. Kali ini akan dibahas tentang Hank Williams.

Siapa itu Hank Williams? Williams atau biasa disebut Lili adalah bapak musik country kontemporer Amerika. Ia adalah musisi yang lahir di Alabama, 17 September 1923. Ia mulai bermusik pada usia 8 tahun. Saat itu ibunya memberikan gitar. Lalu ia diampu oleh Rufus Payne yang adalah musisi blues jalanan, yang kemudian disebut Tee Tot. Lili mendapatkan materi gitar dari Tee Tot, sekaligus menyanyikan lagu genre blues.

Pindah ke Montgomery, Lili memulai membentuk grup band yang dinamainya The Drifting Cowboys. Tahun 1941 ia mulai tampil di stasiun radio lokal, WSFA. Dalam penampilannya, Lili menyanyikan lagu hits pada saat itu, dan lagu-lagu dari idolanya, Roy Acuff. Lili terus berkarya di WSFA selama satu dekade.

Pada 1943, ia bertemu dengan seorang perempuan yang kemudian menjadi istrinya, Audrey Mae Sheppard saat ia tampil dalam sebuah acara. Setelah menikah, Lili sudah menjadi selebritis dan musisi lokal, ia ingin memperluas eksistensinya dengan menjadi selebritis nasional. Lalu ia pergi ke Nashville dan akhirnya bertemu dengan Fred Rose yang kemudian menjadi produsernya. Rose menyukai suara Lili, dan menyukai lagu-lagunya. Single pertama dirilis pada tahun 1946 dengan judul Never Again, disusul Honky Tonkin pada tahun 1947.

Lili terus melejit dengan ditandatanganinya kontrak musik dengan MGM Record tahun 1947, dan singlenya yang berjudul Move It On Over menjadi top five hits pada saat itu.

Tahun 1951 ia kembali merilis lagunya yang kemudian menjadi top ten hits saat itu dengan judul Dear John dan Cold, Cold Heart. Lagu Cold, Cold Heart kemudian juga dicover oleh Tony Bennet. Hal ini semakin menunjukkan eksistensi Lili yang semakin luas.

Namun Lili meninggal pada saat ia berusia 29 tahun dalam perjalanannya ke sebuah konser di Canton, Ohio tahun 1953. Ironis, lagu terakhir yang ia rilis sebelum kematiannya adalah I'll Never Get Out of This World Alive.

Ya, Hank Williams memang sudah tiada, namun karyanya masih hidup sampai sekarang, dan tidak akan pernah hilang. 

 

loading...




nilai



Berita Terkait :

Komentar Anda