Minggu, 22 Oktober 2017

Music Technology Lifestyle

Joko Anwar Sukses Garap 'Pengabdi Setan', Ini Nih Review-nya!

Penulis :
Selasa, 03/10/2017 9:00:00 | Dibaca: 99




Joko Anwar Sukses Garap 'Pengabdi Setan', Ini Nih Review-nya!

mbahsinopsis


Compusiciannews.com - Film - Film horror tak pernah kehilangan peminat. Bahkan sejak bertahun-tahun silam, film horror tetap menjadi pilihan. Salah satu film yang dinobatkan sebagai film terseram pada masanya, Pengabdi Setan (1980), kini telah ditayangkan kembali dalam versi remake. Adalah Joko Anwar yang menjadi sutrada film horror tersebut, dan dirinya menggandeng Tara Basro sebagai pemeran utama.

Sinopsis

Film horror ini menjelaskan tentang keluarga yang hidup jauh dari agama, dan mengalami ketersesatan. Mengambil setting 1980-an, film menampilkan keluarga besar yang terdiri atas ibu, bapak, empat anak dan seorang nenek. Mereka menghuni sebuah rumah kecil yang terisolir, berada di tengah pepohonan yang rimbun.

Pemeran kuncinya, sang ibu, adalah seorang penyanyi yang sudah tiga tahun mengidap penyakit aneh. Sebagai mantan seniman dan penyanyi terkenal, ia tak memiliki penghasilan memadai untuk berobat. Kondisi kekurangan ini membuatnya tak bisa berobat, dan keluarganya pun hidup serba kekurangan. Lama sakit tak jelas, ibu pun akhirnya meninggal. Sang ayah yang pergi ke kota untuk suatu urusan sehari setelah kematian ibu, meninggalkan empat anak dan nenek sendirian. Saat itulah terror dimulai.

Sang ibu yang meninggal secara misterius ternyata tidak benar-benar meninggal. Ia justru kembali untuk menjemput anaknya. Rini, kakak tertua pun harus memecahkan masalah yang mengganggu keluarganya. Banyak pertanyaan yang harus mereka jawab, seperti mengapa sang ibu kembali, dan kenapa ia ingin menjemput salah seorang anaknya? Sebuah clue muncul. Rupanya, semasa hidupnya, ibu adalah sosok yang putus asa karena tidak kunjung memiliki keturunan, dan lantas menjadi penyembah setan untuk mengabulkan keinginannya yang tak terpenuhi.

Saat menonton film ini, penonton akan disajikan sebuah kasus yang penuh teka teki. Dari penyakit ibu yang aneh, penonton akan diajak mengikuti sudut pandang Rini yang tak tahu menahu tentang terror yang menghantui keluarganya. Ketegangan berlanjut saat kejadian-kejadian mistis yang berlangsung setelahnya, ketika ada tokoh lain yang ikut meninggal, dan bagaimana lagu ibu pun ternyata punya rahasia sendiri. Film ini juga akan dikaitkan dengan organisasi rahasia yang membuat banyak penonton akan terus bertanya-tanya tentang organisasi ini.

Jika dibandingkan dengan versi lamanya, film ini memiliki sedikit perbedaan. Pemuja Setan versi lama menggambarkan keluarga yang kaya raya dan jauh dari agama. Sementara, film terbarunya, keluarga ini adalah keluarga yang pernah kaya namun jatuh miskin, meski sama-sama jauh dari agama. Terdapat juga unsur mistis yang berbeda. Pada versi lawasnya, di dalam film akan muncul dukun dan ilmu hitam. Sementara, saat ini organisasi rahasia yang lebih banyak muncul. Namun, tentu saja, ada bagian sama yang menjadi benang merah keduanya, yakni bagian hantu. Ada berbagai jenis hantu seperti kuntilanak dan pocong yang silih berganti muncul dan membuat penontot merinding, bahkan menjerit ketakukan.

Selain sukses membuat penonton bertanya-tanya dan merasakan ketegangan khas film horror, Joko Anwar juga sukses membangun latar yang sesuai dengan cerita. Saat menontonnya, penonton akan merasa kembali merasa pada tahun 1981, dengan setting, dekorasi, bahkan candaan ala 80an yang khas. Meksipun begitu, film ini juga memiliki kekurangan, di mana cerita pada bagian pertengahan hingga akhir terkesan datar dan terburu-buru. Kesuksesan yang ditampilkan pada awal hingga pertengahan, ketegangan dan konflik yang ditampilkan tidak berhasil dipertahankan hingga akhir. Bagaimana sebenarnya film ini? Anda bisa segera merasakan sensasi ketakutan dan membuktikan sendiri sensasi apa yang ditawarkan oleh film ini. Selamat menonton!

 

loading...




nilai



Berita Terkait :

Komentar Anda