Rabu, 22 November 2017

Music Technology Lifestyle

Marak Fenomena Kata Pribumi, Iwan Fals Ikut Berkicau di Twitter

Penulis :
Kamis, 19/10/2017 11:37:29 | Dibaca: 142




Marak Fenomena Kata Pribumi, Iwan Fals Ikut Berkicau di Twitter

Fajar


Compusiciannews.com -Kabar Selebriti- Kata Pribumi yang dilontarkan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat pidato pertamanya membuat reaksi begitu besar di sosial media dan tak ketinggalan penyanyi senior Iwan Fals, penyanyi yang terkenal dengan hits-hits kritiknya itu ikut mengomentari pernyataan dari Gubernur baru

"Mungkin yg dimaksud Gub dgn kata "pribumi" adalah penduduk asli Jakarta, tentu yg ber KTP, klo gak ya bukan pribumi, barangkali" kicau Iwan Fals.

Sontak, kicauan ini malah mendapatkan kritikan balik yang tak kalah pedas dari para netizen di Twitter.

Banyak yang merasa sensitif istilah Pribumi ini dibahas kembali dan disangkut pautkan dengan pidato Anies Baswedan.

Bahkan ada pula yang mengingatkan Iwan Fals dengan lagu ciptaannya yang juga mengandung kata Pribumi di dalam liriknya. Dan berikut ini beberapa reaksi dari para netizen di Twitter:

"Bang @iwanfals lupa dg lirik lagunya sendiri? "Terlihat murung wajah pribumi...
Terdengar langkah hewan bernyanyi" kicau akun @maspiyuuu.

"Berarti kita tanya bang iwan yang sudah duluan pakai kata pribumi di lagunya.monggo mas" tulis akun @ajisuryo2000.

"Ayo bang iwan....Lagu2mu byk yg terjadi jaman now,sayang ruh idealismemu memudar......." tulis akun @andriz__16___.

Dan sontak Iwan Fals merespon dengan pernyataan seperti ini

"Sabar sabaarrr mangkanya, sering2 datang ke sanggar seni gih, siapa tau jadi alus perasaannye, paling nggak nonton konser ane deh" tandas Iwan Fals pada kicauannya lagi. 

Selain berkicau soal pernyataan Anies Baswedan terkait kata-kata Pribumi, Iwan Fals juga mengomentari kinerja Presiden Joko Widodo selama 3 tahun ini dengan membuat poling dan dia menunjukan 40% lebih kinerja Jokowi selama 3 tahun ini dianggap Nggak Ok.

Ini lho hasil polingnya, semoga berguna 😊 pic.twitter.com/wT8cJS6EsK

— 181117 KSB Batak PK (@iwanfals) October 18, 2017

 

Penilaian Nggak Ok ini didasarkan karena masih susahnya masyarakat memperoleh kesejahteraan, seperti susahnya mendapat lapangan pekerjaan dan semakin tingginya harga kebutuhan pokok sehari-hari

Namun sontak netizen lainnya pun juga meresponi dengan membalas seperti ini

“bikin polling jg bang: "3th prabowo-sby-pks ngerecokin kinerja Jokowi" a). sangat parah b). lumayan parah c). masih wajar” kata akun dengan nama @denwisnu

“Ni bukan poling tp sudah ke arah menjudge!! . Semagat pagi Bang @iwanfals usai subuh baca qur'an lanjut ngopi” kata akun dengan nama @silmys_eyelash

Dan yang paling mengena adalah kicauan ini

“kesimpulannya jokowi masih bisa diterima sebanyak 52 %, menolak 48 % (memang itu angka pilpres 2014)” atas nama akun @Jaewongsingsong

 

loading...




nilai



Berita Terkait :

Komentar Anda