Senin, 18 Desember 2017

Music Technology Lifestyle

Mark Ronson Kembali Dituntut Karena Lagu 'Uptown Funk' Lagi

Penulis :
Rabu, 20/09/2017 10:04:11 | Dibaca: 283




Mark Ronson Kembali Dituntut Karena Lagu 'Uptown Funk' Lagi

NME.com


Compusiciannews.com - Industri - Lagu Uptown Funk sudah begitu terkenal hingga semua pecinta musik mungkin sudah pernah paling tidak mendengar sekelumit lagunya. Wajar saja, lagu tersebut memang digarap oleh musisi-musisi berbakat. Sebagai penyanyi bersuara emas yang berbakat menulis lagu, Bruno Mars, ia menggandeng penulis lagu yang sama hebatnya, Mark Ronson untuk membuat lagu ini. Perpaduan keduanya berhasil membuat mereka mencuri perhatian dunia lewat Uptown Funk.

Sejak dirilis tahun 2014 lalu, single tersebut berhasil menghantarkan kedua penyanyinya memperoleh berbagai penghargaan. Salah satu prestasi diperoleh oleh Mark Ronson, yang memperoleh 2 gelar Grammys di tahun 2016, termasuk Record of the Year. Hanya saja, hits terbesar Bruno Mars dan Mark Ronson itu justru terjegal masalah yang cukup pelik, yakni masalah plagiarism.

Dilansir dari NME, kali ini tuntutan terkait hak cipta atas Uptown Funk dilayangkan Lastrada Entertainment. Pihak Lastrada mengklaim lagu Uptown Funk memiliki kemiripan dengan lagu Roger and Zapp yang dilansir tahun 1980 dengan judul More Bounce To The Ounce. Kemiripan tersebut, berdasarkan isi tuntutan yang diberikan, bahkan sudah bisa dikategorikan menjilpak karya.

Laporan lain mengatakan, vocal Bruno Mars juga telah menjiplak Roger and Zapp, terutama pada 48 detik bagian lagu More Bounce To The Ounce. Meski Mark Ronson sudah mencantumkan Roger and Zapp sebagai referensi dan pengaruhnya dalam bermusik, hal tersebut tidak mencukupi.

Lastrada Entertainment menuntut Ronson atas kerugian yang ia alami. Selain menuntut Ronson, Lastrada Entertainment juga menuntut beberapa pihak terkait seperti Sony, Spotify, Apple dan sejumlah produser lainnya.

Terkait dengan tuntutan yang ditujukan kepadanya, Mark Ronson sudah memberikan komentar terkait hal ini. Ia mengatakan bahwa sulit membuktikan apakah kemiripan yang dimaksud oleh Lastrada Entertainment tersebut bisa dikategorikan sebagai penjiplakan atau tidak. Jika benar terbukti menjiplak, tentu ia harus siap-siap menerima konsekuensi, yang bisa jadi tidak ringan.

Selain dituntut oleh Lastrada Entertainment, sebelumnya Mark Ronson juga beberapa kali menghadapi tuntutan terkait dengan lagu tersebut dengan isu yang sama.  Seperti dilansir dari IB Times, hak cipta single Uptown Funk pernah digugat karena masalah hak cipta. Saat itu, penggugatnya adalah electro-funk band asal Minneapolis, Collage, yang mengklaim bahwa Uptown Funk sudah meniru lagu mereka yang bertajuk Young Girls, yang diluncurkan 1983 lalu. Sampai sekarang, Collage masih terus menghitung kerugian dan keuntungan yang seharusnya mereka terima.

Pada tahun sebelumnya, The Gap Band juga melayangkan tuntutan terkait kemiripan dengan lagu Uptown Funk dengan lagu mereka yang berjudul Oops Up Side Your Heart. Berkat tuntutannya, The Gap Band dianugerahi dengan penyertaan kredit atas penulisan lagu tersebut. Selain itu, Bruno Mars dan Mark Ronson juga tersenggol kasus yang sama dengan The Sequence. The Sequence mengklaim bahwa Uptown Funk meniru lagu mereka, Funk You Up, yang dirilis pada tahun 1979 lalu. Hanya saja, The Sequence tidak membawa kasus ini ke pengadilan.

Dengan demikian, tuntutan dari Lastrada Entertainment adalah tuntutan ketiga yang dilayangkan kepada Bruno dan Ronson atas lagu Uptown Funk. Kejadian ini tentu saja memberikan masalah tersendiri bagi keduanya, meskipun Bruno mars mengaku saat ini lebih disibukkan dengan pengerjaan album terbarunya, yang sudah didahului oleh perilisan single 24K Magic.

 

 

loading...




nilai



Berita Terkait :

Komentar Anda