Jumat, 20 Oktober 2017

Music Technology Lifestyle

Pembelajaran Musik Secara Digital Terbukti Lebih Efektif untuk Pengembangan Skill Bermusik

Penulis :
Rabu, 05/04/2017 11:07:34 | Dibaca: 355




Pembelajaran Musik Secara Digital Terbukti Lebih Efektif untuk Pengembangan Skill Bermusik

The Economist


Compusiciannews.com -Pendidikan- Salah satu tantangan terbesar dalam pembelajaran musik tradisional aalah keputuhan untuk praktek. Para siswa /i harus memainkan skala, kord dan pola berulang-ulang dalam harapan dapat mengembangkan daya memori serta kemampuan mereka namun sebenarnya ini adalah tugas yang cenderung membosankan. Penelitian telah menunjukan bahwa praktek individual  sering tidak produktif karena para pembelajar menerima ulasan yang terbatas dan sering kehilangan ketertarikan dan motivasi

Di tahun 2013, para peneliti di University of Auckland telah menetapkan bahwa pengalaman Immersive, Augmented-Reality (AR) dapat meningkatkan 7 para pembelajar piano pemula. Dengan menggunakan gogles (AR menggabungkan apa yang penonton lihat dalam dunia nyata dengan gambar yang terproyeksi oleh peralatan AR) dan keyboard yang terkoneksi dengan komputer, program yang terinspirasi dari musik dan game ritme serta video karaoke, dimana teks dan musik tersinkronisasi dengan menggunakan cue musikal. Garis hijau merepresentasikan notasi-notasi virtual yang muncul disepanjang skor musikal sebagaimana pengguna bermmain.

Tidak semua pengguna menykai sistem yang dikatakan cukup membingungkan dan mengintimidasi namun mereka dapat menentukan tujuan individual sebagai improvement dan game alam yang mendorong peserta untuk berkompetisi satu dengan yang lain untuk memperoleh nilai tertinggi. Semuanya setuju bahwa metode ini cukup membantu pada tahap awal pembelajaran ini.

Mei lalu Samanta Shi dan Sean Kelly, 2 pelajar dari New York University cabang Shanghai, memenangkan penghargaan di TechCrunch Disrupt Hackathon untuk mengembangkan platform pembelajaran musik yang disebut Teach-U: VR (Virtual Reality). Dengan menggunakan perangkat Google Cardboard VR menggabungkan sensor infrared dimana pengguna dapat memainkan instrumen virtual.  Para pengajar musik atau rekan-rekan band dapat bergabung dalam ruang virtual ia Wi-Fi yang dapat menghemat biaya dan membuat pembelajaran musik lebih interaktif dan tidak terlalu soliter.

Perangkat ini tidak masuk pasar namun para pembelajar masih dapat memiliki banyak pilihan, seperti YouTube, E-Book, lembar musik digital dan flashcard menjadi beberapa contoh alam pembelajaran musik.

 

Diterjemahkan dari : The Economist

loading...




nilai



Berita Terkait :

Komentar Anda