Minggu, 20 Agustus 2017

Music Technology Lifestyle

Penerapan Musik dalam Pendidikan Anak Usia Dini

Penulis :
Senin, 17/07/2017 8:43:17 | Dibaca: 67




Penerapan Musik dalam Pendidikan Anak Usia Dini


-Fokus Utama- Saat ini sudah tidak dapat dipungkiri lagi bahwa musik sangat digemari oleh semua orang termasuk anak-anak. Sejak usia dini mereka sudah diperkenalkan dengan musik, apalagi di zaman yang semakin berkembang ini banyak media yang bisa digunakan untuk memperkenalkan musik bagi anak-anak seperti gadget, dan televisi. Begitu pula dalam dunia pendidikan yang semakin berkembang, musik digunakan oleh para pengajar sebagai sarana edukasi agar proses belajar lebih mudah dan menyenangkan.

Sebagai seorang yang akan mengembangkan bakat dan potensi anak-anak, pendidik perlu menemukan cara yang tepat. Suasana yang nyaman sangat dibutuhkan dalam proses belajar-mengajar. Penerapan musik dalam proses belajar merupakan inovasi yang paling tepat. Proses belajar akan menjadi lebih menyenangkan dan menarik bagi anak-anak dengan adanya musik.

Musik dipakai sebagai bahan sekaligus media pembelajaran yang praktis dan efektif. Musik memiliki nilai positif yang dapat meningkatkan daya ingat sekaligus motivasi belajar bagi anak-anak. Dengan menggunakan musik, anak-anak akan merasa rileks dan lebih bersemangat. Selain itu, musik juga digunakan untuk mengembangkan kreativitas anak. Dimana saat ini pengembangan kreativitas sudah masuk dalam kurikulum pendidikan anak usia dini. Don McMannis, seorang pakar musik anak menyatakan “Musik memiliki pengaruh positif pada emosi dan kreatifitas seseorang. Musik adalah media paling efektif untuk belajar dan menguasai informasi.”

Saat ini telah banyak teknik pengajaran yang menggunakan musik sebagai media belajar. Seperti peggunaan metode bernyanyi untuk pengenalan huruf, angka, dan warna. Para guru biasa mengajarkan membaca, berhitung, dan menghafal dengan bernyanyi bersama. Cara ini membuat anak lebih tertarik dan cepat mengenal kata dan maknanya. Karena dengan menyanyi, anak akan mendapat stimulus seperti belajar kosakata baru dan juga dapat melatih motorik anak. Disamping itu, guru pun juga tidak akan mengalami kesulitan dalam proses pengajaran.

Selain bernyanyi sambil belajar untuk mengingat daya ingat anak-anak. Barnyanyi saat usai pembelajaran juga sering dilakukan, contohnya seperti saat anak-anak diminta untuk menyanyikan lagu dengan syair yang sederhana dan mudah dimengerti. Lagu Sayonara atau Gelang Sepatu Gelang adalah lagu yang biasa dinyanyikan saat usai kegiatan belajar-mengajar. Dimana kedua lagu tersebut memiliki makna ayo pulang. Selengkapna di E-Magz 'Peran Musik untuk PAUD' 

loading...




nilai



Berita Terkait :

Komentar Anda

  • Terbaru
  • Terpopuler