Minggu, 25 Juni 2017

Music Technology Lifestyle

Perkenalkan Permainan Tradisional Kepada Anak-Anak, Sekolah Bina Widya Adakan Festival Dolanan Bocah

Penulis :
Senin, 24/10/2016 10:47:16 | Dibaca: 479




Perkenalkan Permainan Tradisional Kepada Anak-Anak, Sekolah Bina Widya Adakan Festival Dolanan Bocah

compusiciannews.com


Compusiciannews.com -Sosial Budaya- Dunia anak-anak selalu lekat dengan permainan dan mereka yang lahir dan bertumbuh di era sebelum  millennium pasti pernah merasakan permainan-permainan masa kecil yang menyenangkan, seperti petak umpet, dakon, enggrang, lompat tali dan masih banyak lagi permainan lainnya namun sayangnya di era teknologi yang makin maju ini, permainan tradisional yang dulu sering dimainkan sudah mulai tidak terdengar lagi.

Melihat kondisi yang terjadi, Sekolah Bina Widya yang merupakan sekolah 3 bahasa berstandar nasional pada hari Sabtu (22/10) jam 07.30 – 15.00 WIB mengadakan sebuah acara yang bernama Festival Dolanan Bocah dimana dalam acara itu anak-anak didik Sekolah Bina Widya dan anak-anak non siswa yang hadir di acara Festival itu diperkenalkan beberapa permainan-permainan tradisional, seperti Enggrang, Bola Bekel, dan Dakon. Selain diperkenalkan sebuah permainan, juga terdapat pertunjukan musik dan tarian yang menggambarkan permainan anak-anak jaman dulu, seperti Cublak-Cublak Suweng, Sluku-Sluku Batok dan beberapa musik dan tarian dolanan lainnya.

Ditemui oleh Tim Compusiciannews.com, Hasan, Ssn, staff pengajar di Sekolah Bina Widya dan ketua penyelenggara acara Festival Dolanan Bocah yang merupakan lulusan ISI Surakarta ini menjelaskan bahwa acara ini didorong oleh rasa kegelisahaan dimana anak-anak di jaman sekarang sudah lupa dan bahkan tidak mengenal permainan tradisional yang sebenarnya patut dibanggakan dan acara ini diadakan juga untuk mengenalkan kembali hasil karya  leluhur bangsa Indonesia kepada anak-anak generasi sekarang ini.

Acara yang sudah dipersiapkan sejak 2 bulan lalu ini juga mengadakan lomba, diantaranya fashion show batik, tari dolanan bocah untuk kategori SD dan lomba seni lukis layang-layang yang memiliki 2 kategori yaitu untuk pelajar SMP dan kategori untuk pelajar SMA.

Sebagai sekolah yang mendidik siswa-siswinya dengan 3 bahasa, yaitu Bahasa Inggris, Bahasa Mandarin dan Bahasa Indonesia, Hasan juga mengemukakan bahwa semua staff pengajar di Sekolah Bina Widya ini juga menanamkan rasa nasionalisme terhadap anak didik mereka apalagi melihat sekarang penggunaan Bahasa Daerah dan Bahasa Nasional hampir terkikis karena perkembangan jaman.

Dalam acara ini juga hadir Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudiyatmo dan beberapa pejabat dari Pemkot Surakarta dan untuk event kedepan, Sekolah Bina Widya rencananya akan mengadakan 2 event, yaitu English For Fun dan Mandarin For Fun yang konsepnya adalah lomba namun tidak lupa ada nilai-nilai kebangsaan yang diberikan dalam acara itu.

Festival ini juga didukung oleh beberapa sponsor, diantaranya seperti Alila Hotel Solo, Luwes. BCA dan TATV sebagai media partner.

 

loading...




nilai



Berita Terkait :

Komentar Anda

  • Terbaru
  • Terpopuler