Sabtu, 20 Januari 2018

Music Technology Lifestyle

Rayakan Sumpah Pemuda, STT Tawangmangu Gelar Acara Pentas Budaya Indonesia

Penulis :
Senin, 30/10/2017 10.08.04 | Dibaca: 308




Rayakan Sumpah Pemuda, STT Tawangmangu Gelar Acara Pentas Budaya Indonesia

Sesi Coaching Clinic oleh Ray Martosono Foto oleh :Puspita Aquina


Compusiciannews.com -Sosial Budaya-Dalam rangka merayakan Hari Sumpah Pemuda yang jatuh pada hari Sabtu (28/10), Sekolah Tinggi Teologi (STT) Tawangmangu menggelar acara Pentas Budaya Indonesia yang merupakan rangkaian acara dari program nasional Gerakan Nasional Literasi Digital dengan menghadirkan seorang musisi handal Ray Martosono di Double Decker Casual Dinning Solo Baru

Pengalamannya dalam dunia musik dan kepiawaiannya  dalam memainkan instrument membawa dia memberikan coaching clinic mengenai permainan instrument. Dalam coaching clinicnya yang berlangsung pada pukul 15.00 WIB, pria yang menerima penghargaan rekor MURI atas pencapaiannya memainkan 18 instrumen pada tahun 2013 itu menjelaskan bahwa memainkan instrument itu lebih ke pemainnya karena oranglah yang memainkan instrument jadi dalam sesi itu, Ray lebih memberikan pengajaran kepada pemain instrument.

Selain teknis, unsur yang  berperan dalam musik juga melibatkan unusr sosial karena musik itu adalah sebuah pesan yang disampaian ke khalayak, tanpa unsur sosial, musik yang dibuat mau disampaikan ke siapa? Selain itu  music yang disampaikan harus dengan Bahasa yang timbul dari hati atau yang sering dikenal dengan istilah soul (penjiwaan) sehingga musik yang dibuat bisa mengena di hati setiap pendengarnya.

“Jadi soul, skill and social, 3 hal itu yang akan saya bahas” begitu ungkap Ray

Ditanya mengenai basic instrument, pria yang juga menerima Guinness Book of Record pada Desember mendatang karena kemampuannya memainkan 34 instrumen ini menjelaskan bahwa dia menganggap semua instrument musik adalah basic-nya, karena seperti yang dijelaskan sebelumnya bahwa instrument musik itu lebih kepada cara kita bermain, namun pria yang juga sudah menciptakan beberapa karya musik di industri musik nasional ini mengatakan instrument dasarnya waktu dia pelajari saat kecil adalah gitar

Buat Ray salah satu yang penting dalam musik adalah harmony karena harmony sendiri adalah induk dari musik dan memiliki tingkat kerumitan yang tinggi sehingga nantinya dia ingin memberikan banyak materi mengenai harmony

“Biasanya orang pintar memiankan melodi tapi harmony-nya bisa acak-acakan nha itu yang mau saya bagikan.” Jelas Ray

Acara dilanjutkan dengan penmapilan konser di The Park Mall Solo Baru jam 17.00 WIB dan selaku penyelenggara, rektor STT Tawangmangu, Dr. Martin Steven Lumingkewas, M.Div menjelaskan bahwa acara ini bertujuan untuk menjaga semangat Sumpah Pemuda.

Selain penampilan dari Ray Martosono, acara dibuka dengan parade budaya dan deklarasi Sumpah Pemuda dan acara ini mengudang semua lapisan komunitas masyarakat, seperti beberapa lembaga-lembaga di kota Surakarta, diantaranya Gereja dan organisasi pendidikan yang tersebar serta ada beberapa universitas. Selain itu juga mengundang seniman-seniman Solo dan Yogyakarta. Undangan yang disebar ada 100 undangan.

Bentuk dukungan dari STT Tawangmangu dalam program Gerakan Literasi Digital ini adalah setiap mahasiswa/i di STT Tawangmangu diajarkan bagaimana menggunakan platform-platform teknologi saat ini, khususnya sosial media dengan bijak dan juga mengantisipasi segala bentuk hoax atau berita palsu yang tersebar cukup luas saat ini.

 

 

loading...




nilai



Berita Terkait :

Komentar Anda