Selasa, 26 September 2017

Music Technology Lifestyle

'It' Jadi Film Horor dengan Penjualan Tiket Presale Tertinggi

Penulis :
Senin, 11/09/2017 10:51:52 | Dibaca: 93




'It' Jadi Film Horor dengan Penjualan Tiket Presale Tertinggi

It


Compusiciannews.com - Film - Film terbaru dengan genre horror, It, yang merupakan adaptasi dari novel Stephen King berhasil memuncaki box office. Jika dilihat dari catatan penjuala terakhir, It telah memecahkan rekor sebagai film horor yang tiket pre salenya tertinggi di dalam sejarah. Sebelumnya, hal tersebut diraih oleh Paranormal Activity 3, yang diputar tahun 2011 lalu.

Keberhasilan penjualan tiket pre sale It, ternyata juga mencetak sejarah baru bagi pihak seller, Fandango. Fandango adalah website penjualan tiket film yang lokasi head officenya berada di Amerika Serikat. Meski Fandango tidak mengatakan jumlah penjualan tiket secara pasti, Fandango mengatakan bahwa tiket It merupakan penjuaan terbesarnya, bahkan menggungguli pembelian tiket Sully pada 2016 lalu.

Selain itu,  MovieTicket.com pun mengalami hal serupa. Penjualan tiket film It menyumbang sekitar 54,5 persen dari total penjualan tiket di dalam website tersebut. Film yang menjadikan badut sebagai ikonnya itu, jika benar penjualannya mencapai US$ 60 juta,akan menjadi pembukaan film di September yang paling besar sepanjang masa. Salah satu yang bisa dibandingkan adalah film Hotel Transylvania 2, yang pada pemutaran film perdananya, sudah mendapatkan pendapatan sebesar US$ 48 juta.

Film ini menceritakan petualangan tentang sekelompok remaja yang harus mengalahkan kekuatan misterius.  Kisah diawali dengan sekelompok anak-anak di kota Maine yang dinyatakan hilang secara misterius. Sekelompok anak lain juga diteror oleh badut yang bernama Pennywise (Bill Skarsgard). Ternyata, badut tersebut sebenarnya adalah iblis yang memiliki kemampuan untuk mengubah bentuk menjadi apa saja. Dalam berubah bentuk, ia memanfaatkan rasa takut calon korbannya.

Namun, ia lebih sering menjadi bentuk badut, karena dengan wujud tersebut, ia dapat lebih mudah mendekati anak-anak. Keberadaan sang badut membuat sekelompok anak yang pemberani, yang menamai diri mereka Losers Club ingin melawan sang iblis. Mereka ingin melawan terror sang badut, sekaligus ingin membalas dendam atas kematian salah seorang saudara anggota klub.

Mereka pun mencari lokasi persembunyian sang badut iblism dan berhasil menemukannya. Namun, Pennywise mengatakan bahwa dirinya tidak akan pernah pergi selamanya dan ia akan menjadikan para anggota Losers Club itu sebagai mangsa di masa mendatang. Sang badut pun memenuhi janjinya. Ketika anak-akan itu remaja, ia mendatangi mereka.

Salah satu kekuatan film ini adalah nilai kebaruannya. Kebanyakan film horror yang saat ini diputar adalah film sekuel atau kelanjutan dari film sebelumnya. Hal ini wajar, mengingat penonton mungkin sudah mencapai titik jenuh, di mana mayoritas film yang ditampilkan merupakan lanjutan dari film yang sebelumnya sudah pernah diputar.

Hal tersebut dibuktikan oleh Fandago melalui surveinya kepada lebih dari 1000 orang pembeli tiket. Ternyata, 96 persen dari responden mengatakan bahwa mereka membeli tiket It karena mereka menunggu film musim gugur yang lebih segar. Sebanyak 89 persen pembeli mengatakan tertarik menonton film It, setelah menyaksikan trailernya. Lalu, 91 persen pembeli tiket mengaku merupakan penggemar karya Stephen King. Lalu, 85 persen pemebeli merasa sangat antusias melihat bintang Stranger Things, Wolfhard dalam layar lebar.

Sebanyak 73 % responden mengatakan bahwa mereka melihat serial mini TV 1990 dengan Tim Curry sebagai Pennywise. Sementara, 57 persen pembeli mengaku mereka adalah penggemar horor sejati.

loading...




nilai



Berita Terkait :

Komentar Anda