Solo City Jazz Hari Pertama Memanaskan Benteng Vestenburg

Spread the love
  •  
  •  
  •  

 

CompusicianNews.com -Panggung- Kekokohan dan kebekuan benteng Vestenburg sejenak dipanaskan oleh aksi musisi-musisi jazz pada gelaran kelima Solo City Jazz, jumat 19/9/2014. Di hari pertama ini tampil 7 group, antara lain Bass Ensemble (Indonesian Bass family), B'All Star, STP trisakti, Solo Jazz Society, Clorophyl d'next Generation, Inna Kamarie & JASM Project.

B'All Star yang adalah group jazz asal solo yang tenar pada era 80an memberikan kesan nostalgia di awal pentas SCJ. Band yang terdiri dari 4 orang lelaki dan 1 vokalis perempuan ini membawakan 4 lagu yang sudah familiar bagi para pecinta musik, tetapi di arransemen dalam bentuk jazz, Come With Me Now, Let it Be milik the Beatles, What a Wonderful World, dan Sempurna milik Andra & the Backbone.

Penampilan dari mahasiswa asal Jakarta yang tergabung dalam band STP Trisakti yang membawakan lagu Bengawan Solo karya Gesang membuat penonton mengenang kembali sosok maestro keroncong asal kota bengawan itu. Tidak ketinggalan juga kelompok jazz kota solo, Solo Jazz Society yang tampil beda dengan 4 orang pemain musik dan kelompok paduan suara. Para penyanyi yang bergaun batik selaras dengan musik smooth jazz yang dibawakan oleh Solo Jazz Society. Sebagai penutup penampilannya, para penonton di ajak bernanyi bersama pada sebuah lagu lawas Pepaya Mangga Pisang Jambu.

Penonton semakin riuh bersorak ketika band asal Ibu Kota yaitu Clorophyl d'Next Generation tampil dengan musik soul jazz nya. Terlebih lagi ditambah aksi sang vokalis Teza Sumendra yang membuat beberepa penonton perempuan bersorak mendengar suara vokalnya yang khas dan liukan tubuhnya ketika bernyanyi. Band yang pernah tampil di SCJ 2009 ini membawakan 6 lagu yang dibuka dengan instrumen musik berjudul You Give Me Something. Udara yang dingin di dalam benteng pada malam hari pun tidak terasa karena beat-beat musik soul dan funk yang energic disajikan band ini. Penampilan mereka ditutup dengan lagu ciptaan mereka yang berjudul Firaun.

Dan penampilan puncak gelaran SJC hari pertama ini di isi oleh mantan personil dewi-dewi yaitu Inna Kamarie bersama JASM Project. 7 lagu mereka sajikan ke publik kota Solo untuk menutup acara di hari pertama. Walau hanya dengan 4 personil saja, group ini berhasil menghipnotis penikmat jazz malam tadi, Inna yang berasal dari Sragen beberapa kali berinteraksi menggunakan bahasa jawa dengan para penonton, hal ini membuat penonton merasa lebih akrab dengannya. 

Solo City Jazz 2014 akan berakkhir hari Sabtu 20/9/2014, dan akan menyuguhkan penampilan dari Hajar Bleh Big Band, Aljabar, Fusion Stuff, Beben Jazz & Friend, Jong Java, Endah Laras ft Bukan Pintu Langit, dan Didiek S.S.S bersama putrinya Callista.

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *