Musik Streaming Menentukan Posisi Artis dalam Tangga Lagu

Spread the love
  •  
  •  
  •  

 

Compusiciannews.com – Industri – Perolehan dalam musik streaming kini menjadi pertimbangan perusahaan rekaman maupun pihak lain dalam membuat tangga lagu. Pasalnya, perolehan dalam musik streaming dianggap bisa menentukan popularitas seorang artis atau musisi. Bahkan, data streaming kini juga digunakan dalam seleksi pemberian award atau penghargaan pada para musisi.

Di 16 negara di dunia – Australia, Austria, Denmark, Finlandia, Jerman, Irlandia, Italia, Belanda, Selandia Baru, Norwegia, Polandia, Spanyol, Swedia, Swiss, Inggris, dan Amerika – menggunakan data streaming untuk membuat tangga lagu dan 6 negara – Denmark, Finlandia, Norwegia, Swedia, Inggris, dan Amerika – juga menggunakan data steraming dalam penyusunan rangking album. Data-data streaming umumnya mulai digunakan mulai tahun 2014 lalu.

Data steraming yang digunakan bersumber dari layanan-layanan streaming berbayar seperti Spotify, Deezer, dan Xbox. Sementara, data-data dari layanan-layanan streaming tidak berbayar seperti YouTube dan Vevo tidak digunakan dengan alasan meminimalisir kecurangan. Billboard Amerika adalah pengecualian, karena pihak mereka tetap menggunakan data-data dari YouTube.

Pada Juli tahun lalu, Ariana Grande mencatatkan sejarah lewat lagunya yang berjudul Problem. Lagu tersebut menduduki posisi single terlaris dengan penjualan lagu dan streaming yang seimbang sehingga data streaming memang terbukti menentukan prestasi seorang musisi.

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *