Nyanyikan Fireworks di DNC, Katy Perry Mendapat ‘Spike’ Paling Besar dari Pengguna Aplikasi Shazam

Spread the love
  •  
  •  
  •  

Compusiciannews.com -Distribusi- Menjelang Pemilu Presiden Amerika Serikat tahun 2017 mendatang, peperangan antar kandidat makin sengit dan kali ini calon yang diusung adalah Hillary Clinton dari partai Demokrat dan Donald Trump dari partai Republikan. Masing-masing kandidat tentunya memiliki fan base masing-masing dan uniknya untuk Pilpres Amerika Serikat 2017 adalah Donald Trump yang berlatar belakang seorang usahawan yang mewakili partai Republikan masih terhitung baru dalam dunia politik Amerika Serikat, sedangkan Hillary memiliki pengalaman yang mumpuni.

Partai Demokrat yang mengsung Hillary Clinton kali ini didukung oleh beberapa artis, seperti Lady Gaga, Neil Young, Demi Lovato, Carole King, Paul Simon dan beberapa artis lainnya dan partai Demokratik membuat sebuah acara pada bulan Juli lalu yang menampilkan beberapa artis tersebut dimana dalam acara politik itu Demi Lovato tampil menyanyikan lagu hitsnya “Confident,” dan kemudia Alicia Keys yang menyanyikam “In Common” dan “Superwoman” serta “Rise Up” dari Andra Day.

Seminggu kemudian, aplikasi Shazam membuat peta dari Amerika Serikat yang merincikan ketertarikan untuk 3 lagu yang dinyanyikan dalam acara Democratic National Convention itu, seperti “Firework” dari Katy Perry, “Fight Song” dari Rachel Platen dan “Brave” dari Sara Bareilles.

“Shazam telah menjadi bagian integral dari para viewer yang menyaksikan event-event yang disiarkan,” begitu kata James A. Pearson, VP Global Communication dari Shazam. “Dengan pagelaran DNC, contohnya, kami dapat dengan langsung menghubungkan sejumlah pengguna Shazam ke musik-musik yang ditampilkan dari acara DNC. Kami percaya efek Shazam ini atau Shazam Spike mewakili generasi berikutnya dari aplikasi komunitas ini.”

Dalam acara DNC ini, kami melihat beberapa spike dalam aktivitas Shazam untuk 3 lagu yang dinyanyikan selama acara dan terlihat kota-kota yang terlihat reaksinya (spike) seperti Dallas, Los Angeles, New York, San Francisco, dan Miamu yang terlihat saat mendengarkan lagu “Fireworks” dari Katy Perry.

Shazam sendiri adalah sebuah aplikasi yang dapat menganalisa lagu-lagu yang paling di favoritkan dan bahkan dapat membuat prediksi genre musik apa yang bakal disukai di masa yang akan datang. Aplikasi ini didirkan oleh Chris Barton, Philip Inghelbrecht, Dhiraj Mukherjee, dan Avery Wang di Inggris pada tahun 1999 lalu

 

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *