Galang Dana Kru Dibalik Layar, Konser Daring Digelar

Foto : YouTube (MerinduFest)

Compusiciannews.com – Masa pandemi Covid-19 memberikan dampak yang besar bagi industri seni pertunjukan, bukan hanya mereka yang tampil diatas panggung, namun juga mereka yang ada dibalik layar. Sebut saja jasa-jasa penyedia lighting, peralatan panggung, sound mixing dan jasa-jasa lain sebagainya yang juga paling terkena imbas dari krisis virus yang telah menginfeksi jutaan orang di seluruh dunia ini

Merindu Fest, Concert from A Distance digelar sebagai bentuk dukungan kepada para pekerja event dibalik layar di Kota Solo yang kebanyakan adalah pekerja lepas. Konser ini dibuat dengan konsep konser daring yang bisa dinikmati langsung di telpon pintar masing-masing. Konser ini digelar selama dua malam berturut-turut, dari tanggal 16-17 Mei 2020 dan dimulai dari jam 20.00 WIB

Konser yang menghadirkan band-band indie dan penyanyi Solo, seperti Handar Beni, Shala, Hunky Dory, FISIP Meraung, Down For Life dan Dory Harsa ini juga sebagai wadah untuk para pecinta konser dan pertunjukan di Kota Solo agar bisa berkontribusi memberikan dukungannya secara finansial kepada para pekerja lepas dibalik layar ini lewat transfer bank atau aplikasi berbayar digital dengan memindai  QR Code yang terpampang di layar

Hadir juga secara virtual, dua pemimpin daerah Jawa Tengah, yakni Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Walikota Surakarta FX Hadi Rudiyatmo yang menyapa penonton virtual, baik di YouTube dan Instagram lewat aplikasi Zoom

Konser ini dihadirkan langsung lewat telpon pintar melalui dua aplikasi, yaitu di kanal YouTube Merindu Fest dan Live akun Instagram @merindufest. Acara ini dipandu oleh tiga host ternama Kota Solo, yaitu Anas Habibi, Adia Prabowo, dan Arya Manifesto

Lewat pemantauan CN di YouTube pada Sabtu (16/05), ada sekitar 2000 audiens yang berpartisipasi menyaksikan konser daring ini. Hal ini bisa dianalisa bahwa masyarakat kota Solo, khususnya anak-anak muda sudah bisa merespon konsep baru yang ada di dunia seni pertunjukan saat ini sehingga kemungkinan, konser dengan konsep daring seperti bisa menjadi gaya baru sehingga dunia seni pertunjukan tidak hilang begitu saja

Facebook Comments