Sepi Selama Dua Pekan, Penjual Hewan Kurban di Brebes Gaet Pemain Saksofon

Spread the love
  •  
  •  
  •  

Foto : YouTube (BaliPost.com)

Compusiciannews.com – Hari Raya Idul Adha adalah perayaan dimana umat Islam seluruh dunia melaksanakan ibadah haji bagi yang mampu dan memberikan daging kurban. Namun karena masa pandemi Covid-19 yang belum usai ini, kegiatan rutin tahunan itu menjadi terhambat. Banyak peserta haji yang tahun ini harusnya berangkat ke Tanah Suci harus menelan pil pahit dimana keberangkatan mereka dibatalkan akibat virus dengan nama lain SARS-Cov-2 yang merebak ini

Dampak juga dirasakan oleh penjual daging kurban, dikarenakan kebijakan pemerintah yang melarang area zona merah Covid-19 untuk mengadakan kurban, berdampak pada penjualan daging kurban itu sendiri. Seperti yang dialami  oleh seorang penjual hewan kurban asal Brebes, Jawa Tengah .

Dilansir dari sebuah situs, penjual hewan kurban bernama Imam Subaweh ini mengaku mengalami kemrosotan pada omset penjualan dimana  selama 2 minggu awal berjualan daging kurban,  kandang ternaknya sepi pengunjung. Namun Imam tidak lantas kehilangan ide, dirinya kemudian menggaet salah satu pemain saksofon lokal bernama Widyo Hartono untuk memainkan saksofonnya dengan tujuan menarik perhatian masyarakat yang akan membeli hewan kurban.

Alhasil, kandang ternaknya yang sudah dua pecan sepi, tiba-tiba mendadak ramai dikunjungi oleh calon pembeli. Widyo mengaku awalnya bingung saat ditawari untuk bermain musik di kandang ternak milik Imam, namun tak disangka, alunan saksofon yang dia mainkan mampu menarik kehadiran calon pembeli. Sebagai apresiasi kepada para calon pembeli yang sudah datang, Imam memberikan harga khusus kepada para calon pembeli dan jaminan bahwa hewan kurbannya dalam keadaan sehat dan layak untuk dijadikan hewan kurban

Facebook Comments