Lady Gaga: ‘Musuh Terbesarku adalah Lady Gaga’

Spread the love
  •  
  •  
  •  
Foto : YouTube Image

Compusiciannews.com – Dalam sebuah wawancara dengan acara berita CBS Sunday Morning, Lady Gaga berbincang-bincang tentang album terbarunya yang bertajuk Chromatica, yang menceritakan perjuangannya melawan depresi, pertemanannya dengan musisi kawakan asal Inggris, Elton John, serta bukunya yang akan segera terbit yang berjudul Channel Kindness.

Bertempat di studio pribadi kediamannya di Los Angeles, AS, sesi wawancara tersebut dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan. Tampak Lady Gaga dan sang lawan bicara sama-sama mengenakan masker dan menjaga jarak satu sama lain. Bukan tanpa alasan studio dipilih sebagai lokasi, karena disitulah sebagian besar materi album ke-enam Gaga, Chromatica digarap.

“Tidak ada satupun lagu dalam album itu (Chromatica) yang tak jujur, tak satupun,”  Jelasnya mengenai kesan gelap dibalik lirik yang ia tulis kali ini. “Aku sempat menyerah dengan diriku sendiri. Aku benci jadi terkenal. Aku benci menjadi bintang. Aku merasa sangat lelah dan lemah.”

Gaga lantas menceritakan bagaimana ia merasa begitu tertekan sampai-sampai menyatakan ‘Lady Gaga’ adalah musuh terbesarnya. Sungguh ironis. Nama besar yang dikenal sebagai salah satu ikon pop dunia itu membuatnya tak lagi bisa menikmati kehidupan normal tanpa menjadi sorotan media.

“Piano ini sudah kumiliki bertahun-tahun. Aku sudah menulis begitu banyak lagu dengannya. Aku tak tahu bagaimana menjelaskannya, tapi dulu saat melihat piano ini aku berpikir ‘kau menghancurkan hidupku’. Ketika itu aku berpikir, ‘kau yang menjadikanku Lady Gaga. Musuh terbesarku adalah Lady Gaga’,” tuturnya seraya menyentuh piano berwarna hitam di sisi kanannya. “

Penyanyi berusia 34 tahun itu menambahkan, “Kini aku sudah tidak membenci Lady Gaga lagi. Aku menemukan cara untuk mencintai diriku lagi, bahkan ketika rasanya itu tidak mungkin terjadi. Sekarang, saat kulihat piano ini aku bisa berkata ‘Ya Tuhan, pianoku! Piano kesayanganku! Piano yang membebaskanku berbicara. Piano yang membantuku menulis puisi.’,”

Saat ditanya tentang masa-masa terberatnya, sang bintang pop pun menyebut nama pianis sekaligus penyanyi legendaris, Elton John. Gaga menyebutkan bahwa sahabatnya itu turut memberi perhatian dan dukungan padanya saat ia merasa down. Bahkan di kondisi terburuknya, diakui pelantun mega hit “Bad Romance” tersebut sempat terlintas keinginan untuk mengakhiri hidup.

Perjuangannya melawan depresi berkepanjangan kemudian justru menginspirasi Gaga untuk menulis “Channel Kindness”, yaitu sebuah antologi berisi kisah-kisah inspirasional dari kawula muda beserta catatan-catatan pribadi sebagai penyemangat diri. Buku tersebut direncanakan rilis pada Selasa (22/09), bekerjasama dengan yayasan yang didirikan oleh Lady Gaga bersama sang ibu, Cynthia Germanotta, yakni Born This Way Foundation.

Penyanyi bernama asli Stefani Germanotta itu pun membocorkan sedikit informasi mengenai karya tulisnya tersebut, “Lewat buku ini, kalian akan bertemu dengan pemuda-pemudi yang membawa perubahan baik, yang telah menemukan kekuatan dirinya, yang berhasil melawan perundungan, yang memulai gerakan sosial mereka sendiri dan mematahkan stigma (buruk) soal kesehatan mental,”.

Facebook Comments