Gitaris Legendaris Eddie Van Halen Tutup Usia

Spread the love
  •  
  •  
  •  

Foto : Google Image

Compusiciannews.com – Dunia musik kembali kehilangan insan terbaiknya. Salah satu gitaris terbaik sepanjang masa, Eddie Van Halen, telah meninggal dunia di usia 65 tahun karena kanker, Selasa pagi (6/10).

Kabar tersebut dikonfirmasi oleh sang putra, Wolfgang Van Halen via akun sosmednya. Ia menulis:

“Tak percaya aku harus menulis ini, tapi ayahku, Edward Lodewijk Van Halen, harus mengakhiri perjuangan panjangnya melawan kanker pagi tadi.

Beliau adalah ayah terbaik yang kumiliki. Setiap momen bersamanya di atas maupun di luar panggung merupakan sebuah anugerah.

Hatiku hancur dan rasanya aku tak mungkin sepenuhnya pulih dari rasa kehilangan ini.

Aku sangat menyayangimu, Ayah.”

Gitaris legendaris sekaligus pendiri band rock Van Halen tersebut tutup usia di Rumah Sakit St. John, Santa Monica, AS, dengan didampingi anak dan istrinya beserta sang kakak yang juga drummer Van Halen, Alex.

Sebelumnya memang dikabarkan bahwa kondisi musisi keturunan Belanda itu menurun drastis selama tiga hari terakhir dan kanker yang dideritanya telah menyebar ke otak.

Eddie bersama sang kakak Alex mendirikan grup band Van Halen, yang diambil dari nama keluarga mereka, pada tahun 1972. Mereka menandatangani kontrak rekaman dengan Warner Bros lima tahun kemudian. Sejak saat itu, mereka telah berhasil merilis sebanyak 12 album dan nama Van Halen pun tercatat dalam Rock and Roll Hall of Fame pada 2007.

Skill Eddie yang luar biasa turut diakui oleh teman-temannya sesama musisi. Hal itu terbukti lewat nama-nama besar panggung hiburan yang pernah berkolaborasi dengannya, sebut saja KISS, Black Sabbath, Brian May (Queen), dan tak ketinggalan, Michael Jackson. Permainan solo Eddie yang ikonik bisa didengar dalam lagu Beat It milik penyanyi berjuluk The King of Pop tersebut.

Eddie Van Halen akan selamanya dikenang sebagai salah satu gitaris terhebat sepanjang sejarah musik rock. Gaya bermainnya membawa pengaruh besar bagi para musisi dari berbagai genre maupun generasi. Selamat jalan, Eddie.

Facebook Comments