A Copy of My Mind: Kisah Cinta dengan Bumbu Politik

 

Compusiciannews.com – Film – Joko Anwar adalah salah satu sutradara berbakat di Indonesia yang terkenal suka bereksperimen. Mulai dari “Janji Joni” di tahun 2005, “Pintu Terlarang” di tahun 2008, hingga “Modus Anomali” di tahun 2012 – masing-masing memiliki konsep dengan imajinasi yang luar biasa.

Dan berbeda dari film-film sebelumnya tersebut, film terbaru Joko Anwar berjudul “A Copy of My Mind” terkesan lebih sederhana namun begitu realistis. Lingkup film yang sengaja dibuat sempit pun membuat film garapannya ini pun terkesan sangat manusiawi.

“A Copy of My Mind” berkisah tentang Sari yang diperankan oleh Tara Basro, seorang pekerja salon kecantikan yang gemar menonton DVD bajakan. Sari kemudian tak sengaja bertemu dengan Alek yang diperankan oleh Chicco Jerikho, penggarap subtitle DVD bajakan.

Namun seiring romansa yang menghinggapi dua karakter ini, konflik kemudian dimulai ketika Sari mencuri DVD dari kliennya, Ibu Mirna yang diperankan oleh Maera Panigoro, yang kabarnya mendekam di penjara eksklusif. Mengharapkan film monster, Sari ternyata mendapat rekaman transaksi korupsi yang melibatkan seorang calon presiden.

Film yang semula bernuansa romantis pun perlahan berubah menjadi ketegangan dan intrik. Meskipun terkesan seperti dipaksakan, justru perubahan inilah yang menjadikan film “A Copy of My Mind” begitu menarik untuk ditonton.

Realitas yang ditampilkan Joko Anwar bisa diterjemahkan dengan apik lewat narasi dan akting pemain-pemainnya. Pada akhirnya, film ini pun dapat secara lengkap menggambarkan Jakarta dalam versi yang utuh, kacau tapi juga sekaligus indah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *