Apple, Label Musik, dan Musik Gratis

 

Compusiciannews.com -Industri- Sekarang ini begitu mudah untuk mendengarkan sebuah lagu apapun dan dimanapun dengan gratis dan legal, tanpa membayar sepersenpun. Beberapa label musik terkemuka ingin merubah hal itu, dan Apple sangat mendukungnya.

Seperti yang kita tahu, Apple akan meluncurkan layanan musik streaming terbarunya juni ini. Tidak seperti Spotify dan Youtube, Layanan Apple tidak akan menawarkan streaming gratis dengan iklan, tapi setelah anda mencoba beberapa waktu, anda harus membayar untuk memakainya.

Kini Apple sedang negosiasi dengan label musik terkemuka untuk mendapatkan lisensi untuk layanan Beats Music terbaru mereka. Apple ingin mendapatkan seniman yang terkenal untuk mendistribusikan musik mereka dengan layanan Apple terlebih dahulu sebelum membuat kesepakatan dengan layanan yang lain.

Sikap Apple yang anti dengan musik gratis ternyata cocok dengan beberapa pendapat dari label musik terkemuka. Sony Music, Warner Music Group dan Universal Music Group memikirkan hal yang sama tentang layanan streaming gratis. Mereka sepakat bahwa masyarakat seharusnya membayar untuk berlangganan.

Beberapa Label musik tengah melakukan renegosiasi dengan salah satu layanan streaming terkemuka, Spotify, dan tengah menekan pihak spotify untuk merubah model layanan mereka.

Spotify saat ini memungkinkan pengguna untuk mendengarkan apapun yang mereka inginkan melalui laptop mereka atau smartphone dengan gratis dengan diberi rentetan iklan ketika mereka mendengarkan lagu, dengan harapan para pengguna akan beralih ke versi berbayar yang tanpa iklan.

Layanan Spotify ini menjadi kontroversial ketika diluncurkan tahun 2008. Dan Spotify menjadi faktor utama penyebab menurunnya penjualan di layanan Apple, iTunes dan toko digital lainnya. Spotify memiliki 60 juta pengguna di seluruh dunia dan 15 juta diantaranya adalah pengguna berbayar.

Layanan lainnya yang tertekan dengan ide baru ini tentu saja adalah Youtube. Youtube yang digunakan oleh banyak artis adalah layanan musik terbesar di dunia karena banyak pengguna secar efektif menggunakan video sebagai jukebox gratis. Youtube, yang meluncurkan layanan berbayarnya sendiri, sebagian untuk memenuhi permintaan label untuk opsi berbayar.  Beberapa eksekutif label mengatakan mereka ingin menarik kembali jumlah musik gratis di YouTube.

Bagaimanapun juga musik gratis tetap memberikan promosi yang berharga bagi beberapa label. Berbeda label berbeda pula pendapat tentang hal ini. Musik gratis tidak akan sepenuhnya mati.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *