Avicii Bela Spotify Sebagai Partner Para Musisi di Jaman Digital

 

Compusiciannews.com -Industri- Lagu “Wake Me Up!” dari Avicii di tahun 2013 merupakan lagu yang paling di-streamingkan sepanjang sejarah Spotify, dengan lebih dari 339 juta streaming global. Kesuksesan ini bukan hanya karena lagu ini adalah lagu yang keren, tapi juga dari awal, Spotify sendiri adalah rekan kerja Avicii, dan bukan hanya sekedar layanan streaming dan sumber penerimaan.

Banyak orang memiliki gagasan yang salah mengenai apa itu Spotify. Ini bukanlah platform jalan satu arah melainkan jalan 2 arah yang memungkinkan anda untuk secara alternative memasarkan musik dan menghasilkan penerimaan dan Spotify telah memainkan peran integralnya dalam memecahkan rekor dunia untuk lagu “Wake Me Up!” ini.

Sebelum perilisan True, album Avicii tahun 2013 yang meyertakan single “Wake Me Up!” dan “Hey Brother”, dia dulunya dikenal baik di Amerika Serikat untuk hits klab dan dari touring. Sebagaimana dimulai, layanan streaming masih menjadi bagian yang tidak bernilai dalam rencana pemasaran. Seminggu sebelum perilisan, album ini membuat playlist di Spotify untuk dapat di-subskripsi oleh para fans dan lebih dari 100.000 pendengar global mendengarkan. Saat lagu “Wake Me Up!” keluar, Avicii mendorong teman-teman dan keluarganya untuk menambahkan lagu ini ke playlist track mereka di Spotify yang telah membantu mereka menyebarkan lagu ke siapapu yang belum mendengarkannya.

Lebih dari 18 bulan setelah perilisan lagu, pendapatan streaming dari lagu “Wake Me Up!” tetap kuat dan promosi melalui Spotify membuat sebuah buntut panjang yang berlanjut pada menaikan katalog. Avicii mengalami kenaikan chart setelah mengeluarkan Spotify ekslusifnya berupa playlist New Year Eve. Menurut Billboard, single sebelumnya “The Days” dulu naik hingga 71% untuk keseluruhan dan mengalami kenaikan hingga 83 dalam streaming Spotify. Bahkan secara impresifnya, single terbarunya “The Nights” memperoleh  1 juta streaming di awal tahun lalu.

Kreator musik diperuntukan untuk memperoleh kompensasi keuangan yang adil dan penting bagi para manager, artis, dan penulis laguuntuk melihat gambaran jauhnya. Di negeri asalnya, Swedia yang juga merupakan asal dari Avicii, digital diperhitungkan sekitar 70% dari industri musik dan telah membantu perkembangan penerimaan itu untuk tahun konsekutif ketiga, menurut IFPI. Sebagaimana Spotify sangat berkembang di Amerika Serikat, pembayaran royalty kepada para artis dan penulis lagu juga akan naik

Streaming merupakan platform untuk meperkirakan segala kemungkinan kedepannya dan merupakan cara yang optimal dalam mengkonsumsi konten digital sebagaimana perkembangangan dunia teknologi semakin maju dan lebih terhubung dengan kehidupan manusia sehari-hari. Menurut Next Big Sound, terdapat sekitar 434 milyar total musik yang distreamingkan di tahun 2014 dan menurut penelitian dari perusahaan Edison dimana ditunjukan bahwa para remaja menghabiskan banyak waktu dengan menikmati musik streaming dibanding mendengarkan di radio. Dan bagi para pelaku industri musik, masihkah mereka katakan “NO” untuk platform yang memiliki puluhan juta pendengar ini? Kesempatan tidak dapat datang dua kali, jadi pertimbangkan saja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *