Belajar 4 Kelompok Chord, Menguasai Semua Chord

 

CompusicianNews.com -Instrument- Bagi pemain musik di luar drum, perkusi, dan alat ritmis lainnya, chord adalah nyawa dari dari melodi. Mengenali chord yang digunakan membuka dimensi musik yang dimainkan.  Dari ribuan turunan chord yang bisa dipelajari, chord-chord tersebut dapat dikelompokan secara sederhana dalam 4 kelompok.

#1 Mayor vs Minor

Chord mayor dan minor, dibedakan dari nada ketiga.  Mayor menggunakan 3, minor menggunakan b3. Formulanya sebagai berikut : Mayor –> 1 3 5, Minor –> 1 b3 5.  Seluruh 12 tangga nada diatonik akan menggunakan formula yang sama.  Contoh simbol di tangga nada C adalah C (mayor) dan Cm (minor).  

#2 Dominant vs Major

Apabila nada ke-3 menentukan mayor dan minor, nada ke 7 menentukan dominant atau major. Formula yang digunakan adalah dominant –> 1 3 5 b7, major –> 13 5 7.  Seluruh 12 tangga nada diatonik menggunakan formula yang sama.  Contoh simbol di tangga nada C adalah C7 (dominant 7), C Maj 7 (Major 7)

#3 Altered vs Non-Altered

Apabila chord menggunakan dominat atau major (bukan triad), maka terbuka dimensi warna chord dengan apa yang disebut tension.  Nada-nada ke 9, 11, 13 bisa digunakan untuk memberi warna. Dan nada-nada itu juga bisa di ubah (altered) menjad b9, #9, b11, #11, b13, #13.  Formula yang digunakan adalah 1 3 5 b7 9 11 13 (Non-Altered) atau  1 3 5 b7 b9 #9 b11 #11 b13 #13.  Contoh simbol di tanggal nada C adalah C7b9, C7b13, C7#9, dsb.  Altered tension lebih sering digunakan pada dominant chord.

#4 Diminished

Diminshed chord adalah chord unik karena secara enharmonis hanya ada 3 chord diminished. Secara kualitas chord diminished yang biasa disingkat dim dengan simbo 1o7 sama persis dengan chord 17b9.   Contoh chord A7b9  pada dasarnya adalah chord G, Bb, Db, E dim.   Tiga jenis chord dim adalah 1) C Eb Gb A 2) Db E G Bb 3) D F Ab B.

Mengenali 4 kelompok chord diatas sudah mencakup semua jenis chord turunan yang ada. Bahkan kita bisa bereksperimen untuk menghasilkan “sound-sound” kita sendiri.  

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Belajar 4 Kelompok Chord, Menguasai Semua Chord

CompusicianNews.com -Instrument- Bagi pemain musik di luar drum, perkusi, dan alat ritmis lainnya, chord adalah nyawa dari dari melodi. Mengenali chord yang digunakan membuka dimensi musik yang dimainkan.  Dari ribuan turunan chord yang bisa dipelajari, chord-chord tersebut dapat dikelompokan secara sederhana dalam 4 kelompok.

#1 Mayor vs Minor

Chord mayor dan minor, dibedakan dari nada ketiga.  Mayor menggunakan 3, minor menggunakan b3. Formulanya sebagai berikut : Mayor –> 1 3 5, Minor –> 1 b3 5.  Seluruh 12 tangga nada diatonik akan menggunakan formula yang sama.  Contoh simbol di tangga nada C adalah C (mayor) dan Cm (minor).  

#2 Dominant vs Major

Apabila nada ke-3 menentukan mayor dan minor, nada ke 7 menentukan dominant atau major. Formula yang digunakan adalah dominant –> 1 3 5 b7, major –> 13 5 7.  Seluruh 12 tangga nada diatonik menggunakan formula yang sama.  Contoh simbol di tangga nada C adalah C7 (dominant 7), C Maj 7 (Major 7)

#3 Altered vs Non-Altered

Apabila chord menggunakan dominat atau major (bukan triad), maka terbuka dimensi warna chord dengan apa yang disebut tension.  Nada-nada ke 9, 11, 13 bisa digunakan untuk memberi warna. Dan nada-nada itu juga bisa di ubah (altered) menjad b9, #9, b11, #11, b13, #13.  Formula yang digunakan adalah 1 3 5 b7 9 11 13 (Non-Altered) atau  1 3 5 b7 b9 #9 b11 #11 b13 #13.  Contoh simbol di tanggal nada C adalah C7b9, C7b13, C7#9, dsb.  Altered tension lebih sering digunakan pada dominant chord.

#4 Diminished

Diminshed chord adalah chord unik karena secara enharmonis hanya ada 3 chord diminished. Secara kualitas chord diminished yang biasa disingkat dim dengan simbo 1o7 sama persis dengan chord 17b9.   Contoh chord A7b9  pada dasarnya adalah chord G, Bb, Db, E dim.   Tiga jenis chord dim adalah 1) C Eb Gb A 2) Db E G Bb 3) D F Ab B.

Mengenali 4 kelompok chord diatas sudah mencakup semua jenis chord turunan yang ada. Bahkan kita bisa bereksperimen untuk menghasilkan “sound-sound” kita sendiri.  

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *