Chamber Music Tour Oleh Teguh Sukaryo DKK Akan Diadakan di 4 Kota

 

Compusiciannews.com -Panggung- Setelah penampilan yang begitu apik dari Duo Recital Tour oleh Rudolf Koelman dan Teguh Sukaryo pada tahun 2013, sekali lagi Kedutaan Belanda dan Erasmus Huis bangga menjadi sponsor utama dalam tour musik kamar oleh pianis handal yang berkarisma Teguh Sukaryo, beserta rekan-rekan artist dari luar negri di bulan Juni 2015. Kali ini yang bergabung dengan pianist Teguh Sukaryo adalah seorang pemain biola virtuoso, Iskandar Widjaja, yang memiliki reputasi luar biasa sebagai pemain solo di berbagai orkestra di seluruh dunia, dan juga seorang musisi hebat kepunyaan negri Belanda, Sietse-Jan Weijenberg, yang mana adalah salah satu pemain cello terbaik di dunia untuk generasinya, dan yang mana pula adalah pemain cello principal di Het Nederlands Kamerorkest.

Masing-masing adalah musisi handal dengan kematangan dan kehebatan masing-masing, kali ini mereka bergabung untuk menciptakan kekuatan baru dalam berseni, sehingga mencapai sebuah puncak yang lebih tinggi lagi guna sebuah pengalaman estetika nan menggugah hati. Seorang performer yang piawai, Teguh Sukaryo juga adalah seorang musisi yang merekam album, dan juga seorang pendidik musik yang sejati. Pada akhir tahun 2012, beliau dianugerahi MURI Rekor Dunia untuk album-album rekamannya, yang mana hingga sampai hari ini masih disebut “Penampilan Paling Populer Sepanjang Masa” oleh Classical Music Discoveries Podcast, USA. Para kritikus musik dan audience di berbagai negara memuji kebijaksanaan musikal, karisma dan kecemerlangan Sukaryo. Sahabat musiknya, Iskandar Widjaja, yang lahir dari orang tua Indonesia, adalah seorang warga negara German. Walau usianya yang masih tergolong muda, beliau sudah berkolaborasi dengan beberapa musisi legendaries seperti Christoph Eschenbach dan Zubin Mehta. Widjaja juga merupakan fenomena “pop” di Indonesia, negri yang sudah menjadi kampung halamannya yang kedua. Sahabat yang satunya lagi, Sietse-Jan Weijenberg, adalah pendiri Demian Pianotrio. Piano trio ini memenangkan Juara Pertama Maria Canals Piano Trio Competition. Weijenberg dikenal memiliki teknik yang superior, musikalitas tinggi dan tone suara yang indah. Beliau aktif sebagai cellist principal di berbagai orkestra ternama di Belanda, termasuk Concertgebouw Orchestra, Amsterdam.

Mereka semua akan memainkan program yang hebat dan penuh warna, termasuk di dalamnya sebuah maha karya dari Dmitry Shostakovich, yakni Piano Trio no. 2, yang mana akan menjadi pusat kolaborasi presentasi sebagai group trio. Pada awal pembukaannya, mereka akan memulai dengan karya yang terkenal indah nan sederhana, Spiegel im Spiegel oleh Arvo Pärt. Di antara karya Shostakovich dan Pärt terdapat beberapa komposisi duo yang ditulis secara sangat apik, seperti Elegie Op. 24 oleh Gabriel Faure (cello dan piano), Variations on a Theme of Rosinni oleh Bohuslav Martinu (cello dan piano) and Concert Fantasy on themes from Gershwin’s Porgy and Bess (violin dan piano).

Marilah kita tandai kalender kita dan yakinkan bahwa kita datang ke gedung konser lebih awal agar tidak kehabisan tempat duduk. Semua konser adalah gratis, tanpa dipungut biaya. Oleh karena itu siapa yang datang terdahulu dia akan mendapat tempat duduk dan juga milih tempat duduk. Demikian jadwal concert tour ini: 10 Juni 2015, di International Brain Academy (IBA) Concert Hall Semarang (Alamat: Jalan Rinjani no. 18. Semarang); 11 Juni, Institut Seni Indonesia (ISI) Jogjakarta (Alamat: Parangtritis Km 6.5. Sewon. Kec. Bantul, DIY); 13 Juni, Gedung Seminari Alkitab Asia Tenggara (SAAT) Malang (Alamat: Jl. Bukit Hermon 1. Tidar Atas. Malang); 16 Juni, Erasmus Huis Jakarta (Alamat: Jl. HR. Rasuna Said. Kav S-3. Kuningan. DKI Jakarta). Perlu dicatat juga bahwa semua konser dimulai pukul 19:30 WIB.

Sebagai tambahan dari konser tour di atas, pianist Teguh Sukaryo, yang juga adalah pendiri dan artistic director dari group Musik Klasik Indonesia (MKI), telah mengorganisir sebuah konser amal yang akan dimeriahkan oleh belasan musisi top Indonesia yakni dalam ajang Konser Amal MKI yang jatuh pada tanggal 15- 17 Juni 2015 100% dari dana yang terkumpul akan masuk ke dalam program sosial MKI, seperti MKI Book Club (Perpustakaan buku musik gratis: https://www.facebook.com/groups/892692917438357/), dana amal MKI untuk bencana alam, dll. Lokasi di Gedung Resital Teguh Sukaryo International Music School, Fatmawati (Alamat: Jl. Fatmawati Raya no. 15. Komplex Golden Fatmawati – LotteMart. Blok G 35- 36. Jakarta Selatan. Ph: 021 750 8967 dan 0812 10 190 190). Program yang akan dimainkan terdiri dari repertoire untuk berbagai instrumentalis dan vokalis, dari soprano hingga gitaris, dari double bass hingga pemain flute, serta berbagai kombinasi format musik kamarnya. Teguh Sukaryo, Iskandar Widjaja dan Sietse-Jan Weijenberg juga akan menampilkan beberapa nomer pada Konser Amal MKI ini sebagai legacy hidup dalam melestarikan musik yang berkualitas di bumi Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *