Cube Sequencer, Rubik yang Menjadi Alat Musik

 

Compusiciannews.com -Artistik- Belajar untuk memainkan sebuah alat musik adalah sebuah tantangan, tapi synthesizer baru yang dibuat dari rubik oleh seorang penemu asal Swedia sebagai sebuah teka-teki.

Dalam benda ini terdapat kamera yang dipasang di dalam kotak berukuran 4×4 untuk mendeteksi warna apa yang ada di dalam kotak rubik tersebut kemudian menerjemahkannya ke dalam sebuah notasi musikal. Dan itu adalah tugas pemain untuk memecahkan teka-teki sehingga terjadi sebuah musik yang indah.

Warna putih akan memainkan drum, hijau memainkan bass, jingga memainkan perkusi, merah memainkan synth 1, kuning memainkan synth 2 dan biru memainkan synth 3. Pemain harus mengacak rubik tersebut secara real time sehingga sebuah lagu dapat terus dimainkan. Sebelum memainkan ini, ada baiknya untuk belajar memainkan piano terlebih dahulu.

“Sebagian besar alat musik elektronik saat ini memiliki kurva belajar yang rendah,” kata penemu alat ini, Libdo. “Tapi Cube Sequencer ini tidak mudah. Sama seperti belajar bagaimana memainkan biola atau catur atau untuk memecahkan teka-teki rubik, ini membutuhkan waktu untuk menguasainya.

Apa perbedaan antara bermain game dan bermain musik? Dan siapa pemenangnya?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *