Eross Candra Rilis Album Instrumental Perdana

 

Compusiciannews.com – Studio – Eross Candra, gitaris dan pencipta lagu band asal Yogyakarta, Sheila On 7, merilis album solo perdana, Forbidden Knowledge. Album yang dikerjakan hampir tanpa rencana ini dikerjakan selama kurun waktu yang cukup lama.

“Sebenarnya ini adalah album yang nggugu karepe dhewe (terserah maunya sendiri) alias tanpa konsep yang jelas”, ujarnya.

Menariknya, track-track dalam album ini berisi alunan instrumental tanpa vokal.

“Yang bikin album ini istimewa karena tidak ada vokal di situ. Dan jika kamu menemukan ada sedikit-sedikit, artinya saya lagi bingung mengisi gitar bagaimana. Cara penulisan materi di album termasuk lumayan berbeda. Di sini saya tidak bermain dengan lirik, mainnya ada di gitar, dari pertama penulisannya, ngulik sound juga, semuanya utamanya ada di gitar. Saya merasa beli banyak gitar, eksperimen banyak sound, kali ini berguna,” katanya bergairah.

Proses pembuatan musik ini memakan waktu yang lama, karena seluruhnya ia kerjakan secara independen.

 “Album ini benar benar dikerjakan ketika saya sedang senggang, dan dapat mood yang tepat. Jadi kalian bisa bayangkan sendiri, buat saya, senggang dan dalam kondisi mood yang mendukung itu merupakan sesuatu yang sangat langka dalam hidup saya. Semua mengalir begitu saja. Tiba tiba dapat ide, langsung janjian sama temen temen untuk merekamnya secara live,” sambungnya.

Forbidden Knowledge, kata Eross di kanal YouTube pribadinya, memuat lagu baru dan lama. Seperti, Baby Crunch dibuat bersama Six Strings. Kemudian lagu Pintu Kecemasan dari album kompilasi 1000 Gitar Untuk Anak Indonesia.

“Album instrumental ini beragam. Ada yang dari materi album saya bersama Six Strings, kompilasi 1000 Gitar Untuk Anak Indonesia majalah Rolling Stone, kompilasi Alamanda sampai beberapa lagu scoring di film atau memang yang saya buat untuk album ini,” kata Eross Candra.

“Saya banyak eksperimen, misalnya ganti senar. Padahal lagu sudah jadi, tapi bisa berubah. Saya nggak tahu berkah atau apa, saya mendengar sesuatu yang orang lain nggak dengar.”

Pria kelahiran 37 tahun yang lalu itupun berharap albumnya dapat dinikmati para fans.

“Kali ini saya mencoba berekspresi dengan cara yang baru, semoga karya saya tetap bisa dinikmati. Seperti kalian menikmati karya-karya saya sebelumnya.”

Dalam video tersebut, Eross juga mengatakan dia menjadi produser dan mengerjakan album secara independen. Ia juga mengaku dibantu banyak pemain musik lainnya, seperti Reno Ferthano (drum), Wawan (cello), Arda Buzzbandit (drum), Bergas (bass), dan Neo (keyboard).

Forbidden Knowledge dirilis pada 25 November 2016 di bawah 507 Records, proses rekaman dilakukan di Lahan Eross, Yogyakarta. Album ini dijual eksklusif melalui www.sheilaon7.com, di basecamp Sheila On 7 di Yogyakarta, dan di panggung-panggung Sheila On 7.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *