George Berry, Pioner Pebisnis Musik Meninggal Di Usia 89 Tahun

 

CompusicianNews.com –Isu Terkini- George Berry, Pioner pebisnis musik, meninggal akibat gagal jantung pada tanggal 27 November 2014 lalu di kampung halamannya, Lafayette. Dia meninggal di umurnya yang ke 89.

Berry yang dihargai sebagai pendiri NARM (National Assn. of Recording Merchandiser, kini dikenal sebagai sebagai pebisnis musik. Dia memulai karirnya di musik bisnis sementara dia bekerja sebagai akuntan di awal tahun 1950an silam di sebuah perusahaan bernama Hadacol, yang produknya berupa tonic. Menurut legenda  keluarga Berry dan berita kematian yang didapat media Billboard, Berry dulunya juga merupakan veteran PD 2 yang saat itu bersama Williams, rekannya dan di malam sebelum perang, dia menulis lagu berjudul “Jambalaya”

Di tengah-tengah tahun 1950an, semenatara dia bekerja di sebuah toko obat di Lafayette, dia membantu membentuk sebuah Layanan Rekaman Modern dan dia disitu menjabat sebagai VP. Di tahun 1969, perusahaan ini diakuisisi oleh sebuah perusahaan rekaman  Transmaerica’s Record Division Musical Isle dan Berry saat itu bekerja hingga perusahaan menutup operasinya di tahun 1973. Tahun berikutnya, dia membuka Raccoon Records, toko rekaman indie di Lafayette, yang tutup pada tahun 2003.

Pada tahun 1966, Berry menjabat sebagai presiden NARM dan dia menganugrahi Frank Sinatra Organization’s Presidential Awards di acara konvensi tahunannya di Fountaibbleu HOTEL di pantai Miami.

Berry memperisitri Marion yang telah berjalan selama 65 tahun dan memiliki 3 anak dan 3 cucu. Anak bungsunya, Patrick Berry merupakan pendiri dan pemilik Six Degrees Records, sebuah label indie yang berbasis di San Fransisco.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *