Identik Dengan Narkoba, Ibu Kota Argentina Larang Festival EDM Diadakan

 

Compusiciannews.com -Sosial Budaya-  Ibu kota Argentina, Buenos Aires bukanlah kota pertama yang melarang adanya pertunjukan elektronik atau yang dikenal sebagai EDM dikarenakan kasus narkoba namun Ibu Kota Negara asal Lionel Messi itu menjadi yang pertama dalam mengambil langkah ekstrim dalam larangan ini.

Larangan ini dimulai dari bulan April lalu saat 6 orang mengalami overdosis di acara Time Warp Festival. Penyelenggara acara diinvestigasi dan kemudian Wali Kota Horacio Rodriguez mengeluarkan larangan sebagai ukuran sementara. Perintah penghentian ini mencakup semuanya, termasuk larangan Synthesizer atau sampler dan debat atas langkah berikutnya yang telah secara efektif membuat ukuran ini permanen.

Enter Kraftwerk, yang dijadwalkan mengadakan acara pada 23 November mendatang dibatalkan karena perijinannya dihapus oleh pengadilan negeri setempat berkenaan dengan isu umum yang kerapterjadi di setiap penyelenggaraan festival musik elektronik. Namun hakim dari Buenos Aries telah membalikan ukuran yang berdasarkan pada petisi sukses oleh Promoters Move Concerts. Petisi ini menunjukan perbedaan antara konser Kraftwerk dengan festival EDM pada umumnya yang selalu berhubungan dengan inisiden narkoba.

Dengan adanya larangan ini bisa memicu larangan serupa di kota-kota lainnya, dimana sebelumnya Los Angeles dan Las Vegas, beberapa tahun lalu juga terjadi hal serupa saat penyelenggaraan festival EDM. Pertanyaannya, kenapa festival ini selalu berhubungan dengan narkoba? Musik EDM sebenarnya adalah bentuk kreativitas  dari jaman digital namun karena digunakan salah sehingga image festival musik EDM selalu berbau negatif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *