Keyboard Arranger, Apakah Masih Punya Masa Depan?

 

CompusicianNews.com – Keyboard Arranger – Bermula dari piano, kemudian lahir organ, electone, digital piano, synthe, akhirnya keyboard arranger pun lahir.  Di dunia musik teknologi yang berkembang pesat ini, keberadaan keyboard arranger mulai dipertanyakan. Akankah tetap eksis?   

Apakah Keyboard Arranger itu? 

Keyboard arranger pada dasarnya di buat untuk kebutuhan keyboard tunggal. Hampir sama dengan electone, tapi jenis ini tanpa pedal/bass kaki. Dengan keyboard arranger seorang pemain dapat mengiringi secara pribadi bagaikan bersama full band. Di Indonesia jenis keyboard ini laris manis untuk dangdutan, cafe-cafe, dan juga gereja-gereja.

Kepraktisan keyboard arranger yang membuat para pemain pemula dan level skill yang tidak begitu tinggi kepincut.  Roland dengan E-series, Korg dengan PA-nya, Yamaha dengan PSR-nya, Casio dengan WK-nya, dan pernah melejit Keyboard Teknik hanyalah sederet contoh betapa keyboard arranger pernah atau masih berjaya minimal di Indonesia.

Akankah tetap eksis?

Kembali ke pertanyaan semula, akankah keyboard arranger tetap eksis setelah lahirnya era komputer musik? Jawaban logisnya adalah, masih. Seperti Piano tidak akan hilang, keyboard arranger tidak akan hilang sampai beberapa tahun kedepan.

Tetapi, bisa di prediksi kemungkinkan besar pangsa pasarnya semakin lebih kecil tergerus dengan virtual instrument – based keyboard. Bisa diamati bagaimana keyboard-keyboard arangger semakin mendekati komputer musik dalam fitur-fiturnya.  Misalnya, Roland BK-5 yang memiliki Audio Recording fitur bahkan dengan memainkan bersama MP3.   

Tips Untuk Pemakai Keyboard Arranger

Para pemakai keyboard arranger disarankan untuk mulai mempelajari komputer musik.  Dengan bermodalkan notebook, sound card, dan controller, kemungkinan untuk mengeksplorasi suara jadi lebih luas. Memang learning curve-nya untuk sementara akan cukup tinggi, tapi untuk masa depan akan lebih baik.

Hampir semua keyboard arranger yang ada pasti ada midi / usb connection-nya.  Artinya bisa dijadikan controller.  Di lain pihak, hampir semua orang sekarang memiliki notebook/pc.  Jadi investasi kecil seperti M-Audio sound card, dan software Mixcraft DAW yang murah meriah, akan mampu membukakan pintu ke dunia musik digital.  Tunggu apa lagi.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Keyboard Arranger, Apakah Masih Punya Masa Depan?

CompusicianNews.com – Keyboard Arranger – Bermula dari piano, kemudian lahir organ, electone, digital piano, synthe, akhirnya keyboard arranger pun lahir.  Di dunia musik teknologi yang berkembang pesat ini, keberadaan keyboard arranger mulai dipertanyakan. Akankah tetap eksis?   

Apakah Keyboard Arranger itu? 

Keyboard arranger pada dasarnya di buat untuk kebutuhan keyboard tunggal. Hampir sama dengan electone, tapi jenis ini tanpa pedal/bass kaki. Dengan keyboard arranger seorang pemain dapat mengiringi secara pribadi bagaikan bersama full band. Di Indonesia jenis keyboard ini laris manis untuk dangdutan, cafe-cafe, dan juga gereja-gereja.

Kepraktisan keyboard arranger yang membuat para pemain pemula dan level skill yang tidak begitu tinggi kepincut.  Roland dengan E-series, Korg dengan PA-nya, Yamaha dengan PSR-nya, Casio dengan WK-nya, dan pernah melejit Keyboard Teknik hanyalah sederet contoh betapa keyboard arranger pernah atau masih berjaya minimal di Indonesia.

Akankah tetap eksis?

Kembali ke pertanyaan semula, akankah keyboard arranger tetap eksis setelah lahirnya era komputer musik? Jawaban logisnya adalah, masih. Seperti Piano tidak akan hilang, keyboard arranger tidak akan hilang sampai beberapa tahun kedepan.

Tetapi, bisa di prediksi kemungkinkan besar pangsa pasarnya semakin lebih kecil tergerus dengan virtual instrument – based keyboard. Bisa diamati bagaimana keyboard-keyboard arangger semakin mendekati komputer musik dalam fitur-fiturnya.  Misalnya, Roland BK-5 yang memiliki Audio Recording fitur bahkan dengan memainkan bersama MP3.   

Tips Untuk Pemakai Keyboard Arranger

Para pemakai keyboard arranger disarankan untuk mulai mempelajari komputer musik.  Dengan bermodalkan notebook, sound card, dan controller, kemungkinan untuk mengeksplorasi suara jadi lebih luas. Memang learning curve-nya untuk sementara akan cukup tinggi, tapi untuk masa depan akan lebih baik.

Hampir semua keyboard arranger yang ada pasti ada midi / usb connection-nya.  Artinya bisa dijadikan controller.  Di lain pihak, hampir semua orang sekarang memiliki notebook/pc.  Jadi investasi kecil seperti M-Audio sound card, dan software Mixcraft DAW yang murah meriah, akan mampu membukakan pintu ke dunia musik digital.  Tunggu apa lagi.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *