Laporan Investigatif: Tidal Buat Akun Palsu Untuk Menambah Jumlah Pengguna

 

Compusiciannews.com -Isu Terkini- Platform streaming  musik Tidal memiliki lebih dari 3 juta pengguna berbayar. Lebih dari separuh pelanggannya membayar sekitar US$ 20 per bulan menurut perusahaan. Laporan terpisah telah mengklaim bahwa pengguna Tidal sudah mencapai sekitar 6 juta pengguna, namun apakah itu jumlah yang sebenarnya?

Sebuah laporan investigatif mengatakan bahwa laporan mengenai jumlah pengguna layanan itu adalah kebohongan besar. Tuduhan ini dikemukakan oleh Markus Tobiassen dan Kjetill Saeter dari media publikasi Norwegia Dagens Naeringsliv dimana mereka melaporkan bahwa Tidal membuat akun palsu  dan berbohong kepada media dan rekan-rekan bisnisnya, termasuk media partner Digital Music News (DMN) yang dengan setia melaporkan perkembangan Tidal dalam hal jumlah penggunanya.

Tobiassen dan Saeter mewawancara para pekerja di Tidal dan juga rekan-rekan bisnisnya dan beberapa sumber yang dirahasiakan dan informasi yang muncul cukup menganggetkan bahwa karena situasi dan kondisi, Tidal tidak mampu memperoleh jumlah subsripsi yang ditargetkan sehingga perusahaan mencoba menaikan jumlah dengan cara yang curang.

Media DMN bertemu dengan Tobiassen beberapa waktu lalu yang menawarkan terjemahan dari laporan itu. “Pada tanggal 30 Maret 2016 lalu, Tidal mengeluarkan siaran pers yang menyatakan bahwa pengguna subsribsinya mencapai 3 juta,” begitu isi laporan itu. “Beberapa berita melaporkan bahwa Tidal memiliki 3 juta pengguna berbayar. Tidal juga menspesifikasi media online seperti The Verge yang melaporkan jumlah itu dan belum termasuk pengguna trial. Saat itu adalah kali terakhir Tidal melaporkan jumlah penggunanya ke publik.”

Namun laporan lebih lanjut menyatakan bahwa di akhir tahun lalu, Tidal melaporkan jumlah penggunanya hanya 1,1 juta pengguna dan di kata lain, jumlah yang dilaporkan tidak ada yang mendekat seperti yang dilaporkan oleh media DMN dan The Verge.

Mark Mulligan, seorang ahli dan analisa industri musik dari Midia Research tidak terkejut dengan hasil penemuan ini, dia sudah memperkirakannya jauh-jauh hari sebelum laporan ini terkuak dan sebenarnya banyak platform-platform lain selain Tidal yang melakukan hal yang sama sepanjang tahun lalu. Namun disisi lain pihak Tidal mengelak atas laporan yang diberitakan, siapakah yang benar dalam hal ini? biarkan waktu yang menjawab

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *