MIMA, Solusi Komunikasi Inten Era Musik Digital

 

Compusiciannews.com -Isu Terkini- Music Modernization Act atau disingkat MIMA membuat badan teformula yang dijalankan oleh para publisher yang mengurus ‘lisensi mekanis’ dari komposisi yang distreaing pada layanan-layanan platform streaming, seperti Spotify dan Apple Music yang biasa disebut Digital Service Provider (DSP)

MIMA mengubah prosedur jutaan laguyang tersedia untuk streaming dalam layanan-layanan ini dan membatasi kewajiban yang terjadi jika ada proses baru. Dalam hal ini MIMA juga mendanai pembuatan database yang komprehensif dengan menggaet publisher dan Digital Service Provider. Ini akan menjadi platform pertama yang menggunakan partisipasi aktif dari semua publisher-publisher besar, dengan mewakili karya musik besar yang beragam. MIMA juga membuat standar pembuktian baru dimana organisasi hak pertunjukan ASCAP dan BMI dapat mengargumen nilai jual yang lebih baik untuk penampilan karya musikal di DSP.

Lantas, apa tugas-tugas MIMA?

  1. Pertama dan yang pertama, MIMA merupakan proposisi yang didukung oleh baik itu mayoritas penulis lagu dan publisher serta DSP dimana group ini jarang sekali bisa menjalin persetujuan satu dengan yang lain
  2. Kedua, MIMA mendorenisasi proses dan membawa lisensi musik ke abad 21 dimana proses lisensi ini dilakukan secara elektronik
  3. Ketiga, menaruh royalti yang tidak terkalim di tangan komunitas konten
  4. Keempat, membuat database yang komprehensif yang disetujui oleh semua pihak dalam industri musik

Pada akhirnya MIMA memberikan layanan streaming keyakinan untuk dapat mempublikasikan karya musk secara akurat dan komprehensif selama mereka mengikuti proses.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *