Miley Cyrus Ungkap Tekanan yang Masih Ia Rasakan Sejak Perankan Hannah Montana

 

Compusiciannews.com – Kabar Selebriti- Hannah Montana berakhir pada Januari 2011, tapi Miley Cyrus masih merasakan dampak  dari tv series yang ia bintangi itu setelah sekian lama. Dalam sebuah interview dengan Harper’s Bazaar, dia mengungkapkan tentang tekanan yang ia rasakan selama syuting dan bagaimana itu memberikan dampak pada kehidupannya.

“Banyak sekali yang tak bisa kuingat tentang menjadi seorang bintang muda, karena saking banyaknya hal yang harus kuingat,” ungkap Miley. “aku tidak menyadari betapa banyak tekanan yang aku hadapi dan bagaimana hal itu membentuk diriku sampai seperti saat ini”

“Orang-orang terkejut atas apa yang pernah aku lakukan dulu,” lanjutnya. “ Pasti lebih mengejutkan saat aku masih berusia 11 atau 12 tahun, aku sudah memakai full makeup, wig, dan memakai pakaian apapun yang diperintahkan orang… tidak mengherankan jika banyak orang kehilangan akal, dan kehilangan siapa jati diri mereka sebenarnya karena mereka terpaku pada orang-orang yang mengakatan harus jadi apa mereka.”

Hari itu, dengan single terbarunya “Malibu,” sebuah lagu cinta dari album keenamnya nanti. Ia mengungkapkan bahwa karirnya banyak berubah sebelum akhirnya jadi seperti ini. Setelah selesai penggarapan series Disneynya, misalnya, Ia menjadi berita utama soal twerkingnya di Video Music Awards 2013. Hal itu kini dianggapnya sangat memalukan.

Seperti orang dewasa pada umumnya, Cyrus sudah berubah banyak tahun ini. “Malibu” ia gunakan untuk menunjukan siapa dia sekarang. Menunjukan bahwa dia sudah menyesali dan akan selalu ingat apa yang pernah ia lakukan dulu. Namun, entah dia menjulurkan lidahnya dan berayun telanjang seperti dalam video klip Wrecking Ball, atau tertawa dan berlarian dengan balon. Dia hanya akan tetap menjadi Miley.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *