Naif Obati Kerinduan Fans dengan Bersiap Rilis Single Baru

 

Compusiciannews.com – Studio – Lama tidak mengeluarkan karya, akhirnya grup musik beraliran pop indie, Naif dikabarkan akan segera merilis single terbarunya. Single tersebut mereka beri judul ‘Selama Ada Cinta’ dan akan dirilis dengan suguhan video musik yang disutradarai oleh Budi Cuprit.

Melalui keterangan Naif di situs resminta, video musik ‘Selama Ada Cinta’ dikerjakan oleh Naif di Perth, Australia, di mana mereka juga tampil di sebuah acara bernama Gayana pada Minggu beberapa waktu lalu.

“Konsep video musik ini adalah kegiatan pagi hari umumnya kita semua,” jelas pihak band.

“Yang unik dari video musik ini adalah Budi Cuprit menggunakan teknik pengambilan gambar secara one take. Jadi kamera terus rolling selama adegan berlangsung,” tambah mereka.

Lagu ‘Selama Ada Cinta’ turut menghadirkan Indra Lesmana, seorang pemain keyboard senior yang identik dengan musik jazz di Indonesia. Bocoran mengenai kolaborasi ini sempat diunggah melalui akun Instagram mereka @naifband pada 1 November 2016 lalu. Lagu tersebut merupakan bagian dari album terbaru Naif yang berjudul ‘7 Bidadari’ dan siap dirilis pada akhir tahun 2016. Ini merupakan album ketujuh Naif setelah terakhir merilis karya pada 2011 silam lewat album ‘Planet Cinta’. Band yang digawangi David, Pepeng, Jarwo, dan Emil itu juga melibatkan seorang seniman asal Amerika Serikat bernama Glenn Wolk untuk mengerjakan ilustrasi sampul depan album ‘7 Bidadari’.

Album ‘7 Bidadari’ yang akan memuat total sepuluh lagu terbaru Naif mengisahkan tentang, “seorang lelaki yang jatuh cinta kepada salah satu dari tujuh bidadari yang turun ke bumi. Kisahnya terinspirasi dari cerita rakyat Nusantara, Jaka Tarub dan Tujuh Bidadari. Di sini band yang terbentuk pada 22 Desember 1995 silam itu ingin menyampaikan pesan kepada KawaNAIF (sebutan penggemar Naif) yang muda-muda untuk kembali mengenal cerita-cerita rakyat nasional dan lebih mencintai budaya lokal kita.”

Pada akhir 2015 lalu, Naif merilis ulang tiga album studio pertamanya yaitu Naif (1998), Jangan Terlalu Naif (2000), dan Titik Cerah (2002) ke dalam format piringan hitam (Demajors). Sebelumnya, ketiga album itu dirilis lewat label Bulletin Records, merupakan sebuah perusahaan rekaman besar yang saat itu mengontrak Naif sebagai artis mereka sejak 1997 hingga 2004. 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *