Pentingnya Tools Avid untuk Kinerja Engineer dalam Berkarya

 

Compusiciannews.com -Studio- Seperti pada produser and engineer kebanyakan, Francesco Cameli memulai rekaman saat bandnya pertama kali masuk dalam dunia studio sebagaimana dia berkecimpung dalam proses, Cameli memulai untuk menemukan bahwa dia lebih ingin belajar mengenai proses rekaman daripada bermain.

Perbedaan antara Cameli dan kebayakan teman-teman seprofesinya adalah kemauanannya untuk menciptakan kesempatan bagi dirinya saat tidak ada yang lain. Saat dia tidak mampu menemukan pekerjaan sebagai asisten studio, pembuat musik mula-mula menginvestasikan dia sebuah ruangan dan disanalah dia memulai untuk belajar apa yang dia bisa mengenai produksi dan engineering musik.

Setelah mendirikan Sphere Studio di tempat asalnya dan mengoperasikannya selama 14 tahun, Cameli memulai untuk mencari kesempatan baru. Pada akhirnya, dia memindahkan operasi keseluruhannya ke North Hollywood dan disanalah dia memulai untuk bekerjasama dengan band-band elit, beberapa diantaranya Nine Inch Nails, Flyleaf, Korn, Stone Sour dan masih banyak lagi.

Di tahun 2001, Cameli memulai pertama kali mencoba software yang dikembangkan oleh Avid dan melihat kesempatan untuk mendapatkan hal baru dalam cara membuat musik.

“Saya sudah menggunakannya sejak lama,” begitu pernyataan dari Cameli. “Saya mulai melihatnya dari dalam dan luar, pertama mesin digital dan kemudian mesin tape sampai menjadi bagian sentral ke produksi musik sekarang ini.”

Dalam hal kinerja studio, Cameli cukup tradisionalist. Kencintaannya pada alat-alat analog menjadi alasan semunya sebagaimana dia memiliki kira-kira 2 dari masing-masing piece yang penting dalam sejarah pro audio. Namun, veteran studio ini telah membagi konsol Solid State Logic menjadi 2 dan dimasukan Pro Tools dengan Artist Mix dinataranya.

Berikut ini video perkenalannya:

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *