Presiden Amerika Serikat, Barack Obama Buat 2 Playlist di Spotify

 

Compusiciannews.com -Isu Terkini-Apple Music mungkin punya Dr. Dre, namun Spotify punya presiden Amerika Serikat ke-44, Barack Husein Obama. White House secara resmi mengumumkan kehadirannya pada layanan subskripsi musik pada hari Jumat (14/08) silam dengan mempublikasi 2 playlist lagu yang dipilih langsung oleh Presiden Obama sendiri.

White House sepertinya tindak ingin kerja sama ini menjadi kerja sama sepihak saja. “Pada Spotify, anda dapat memperkirakan untuk melihat White House membagikan playlist yang dibuat pihak administrasi, sebagaimana playlist yang dikurasi di sekitar event dan masalah-masalah untuk melibatkan masyarakat dan memperkenalkan mereka dengan orang-orang dalam administrasi,” Spotify berkata dalam sebuah blog post.

Jadi apa yang Pak Presiden kulit hitam pertama itu dengarkan dalam beberapa hari ini? Playlist pertama disebut “Vol. 1 Summer Day,” yang menyertakan lagu-lagu klasik Motown dari album Temptation dan Isley Brothers, Biob Dylan, Stevie Wonder dan Coldplay, ditambah sedikit Hip-Hop dan RnB dari Nappy Roots, John Legend dan Justin Timberlake. Playlist yang kedua, playlist yang bertemakan malam, dimulai dengan John Coltrane Feat Beyonce, Mos Def, Otis Redding dan Erykah Badu.

Layanan musik subskripsi Apple Music hingga Spotify yang dimilki akhir-akhir ini menempatkan penekanan lebih besar pada kurasi manusia denga berargumen bahwa algoritma tidak dapat melakukan tugasnya untuk membuat playlist yang sempurna seperti music lover pada umumnya. Apple Music bahkan meluncurkan stasiun Live Radio, Beats 1, untuk mendeteksi perilaku music lover dalam membuat playlist.

Tapi bagaimanapun, Spotify adalah layanan musik pertama yang menggunakan kurasi kepresidenan, sebuah ide yang akan dengan pasti mengundang para imitator dari kandidat saat ini yang beradu untuk merebut posisi di White House. Dan seperti yang sudah diberitakan bahwa Donald Trump, salah satu pebisnis terkaya di AMerika Serikat maju dalam pemilihan Presiden mewakili partai Republican, dan apakah kita akan mendengarkan playlist-nya di tahun depan? Let’s see!!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *