Kamis, 18 Juli 2019

Music Technology Lifestyle

Ajang Pertunjukan Seni Tahunan, SIPA Kembali Digelar di Benteng Vastenburg Solo

Penulis :
Jumat, 12/09/2014 11.18.45 | Dibaca: 5001




Ajang Pertunjukan Seni Tahunan, SIPA Kembali Digelar di Benteng Vastenburg Solo

www.skyscrapercity.com


CompusicianNews.com –Sosial Budaya- Gelaran tahunan Solo International Performing Arts (SIPA) Ke- tahun2014 kembali digela, tepatnya pada tanggal 11-13 September 2014 ini. Dengan mengusung tema ‘Generation of World Culture,’ pertunjukan SIPA ini menyuguhkan suguhan seni yang beragam, mulai dari tari tradisi, musik kontemporer dan musik etnik yang dipadukan dengan musik modern.

Acara yang diadakan di Benteng Vastenburg, Surakarta ini dibuka tadi malam yang ditandai dengan pemukulan gong oleh Dirjen Ekonomi Kreatif dan Budaya Kemenparekraf, M. Ahman Sya yang didampingi oleh Wakil Walikota Solo, Achman Purnomo dan ketua SIPA, Irawati Kusumoasri yang kemudian dilanjutkan dengan penyalaan kembang api oleh seluruh penonton dan disusul dengan arak-arakan mascot SIPA 2014 Tunku Atitah dari tengah-tengah kerumunan penonton.

Penampilan pertama dibuka oleh Just Live Dance dari Jerman yang menyugguhkan tarian balet yang dibawakan oleh 2 penari, laki-laki dan perempuan dan dalam tarian balet itu memadukan tarian balet klasik dan kontemporer. Kemudian penampilan kedua yaitu dari Gus Teja World Music yang datang dari Bali yang menyuguhkan permainan instrumen tiup yang dibawakan oleh Agus Teja, sang komposer musik. Sedikitnya ada 6 instruemtalia yang disuguhkan, salah satunya ada musik yang dibawakan oleh 5 personilnya menggunakan instrumen Tingklik, Kendang, Slunding, Bass Elektrik dan gitar sequencer telah memberikan warna yang beda dari pertunjukan seni ini.

Kemudian ada kolaborasi antara pemain alat musik tradisional Korea, Jin Hi Kim yang memainkan papan sitar dan ditemani dengan penampilan dari  mugiyono Kasido yang tampil bersama anaknya, Marvel Gracia yang menyuguhkan tarian gerak tubuh yang mengikutiirama dari musik papan sitar.

Dan kemudian ada juga penampilan dari ISI Yogyakarta dan ditutup dengan penampilan dari sanggar Angsana dari Kepulauan Riau yang menyuguhkan tarian Tandak Mendue Muke. Event SIPA ini masih akan digelar hingga besok sabtu dan rencanaya penutupan acara akan disuguhkan penampilan dari Sekolah Musik Indonesia (SMI) yang merupakan instansi pendidikan non-formal bidang musik teknologi di Solo. Seperti event-event sebelumnya, SIPA ini didukung oleh para performer bukan dari Indonesia saja namun dari luar negeri, seperti Malaysia, Filipina, Jerman, Korea, dan masih banyak lagi, dan mereka siap mempertunjukan seni bidaya  mereka dalam pementasan seni tahunan ini

loading...




nilai



Berita Terkait :

Komentar Anda