Senin, 27 Mei 2019

Music Technology Lifestyle

Bekraf Luncurkan Alat Pendeteksi Musik

Penulis :
Kamis, 05/05/2016 12.00.00 | Dibaca: 1791




Bekraf Luncurkan Alat Pendeteksi Musik

rollingston.co.id


Compusiciannews.com -Industri- Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) cukup bekerja keras untuk bisa terus mendukung para musisi. Salah satu wujud dukungan Bekraf untuk para pekarya di bidang musik ini adalah dengan diluncurkannya alat pendeteksi musik yang diberi nama Telinga Musik Indonesia (TELMI). 

Peluncuran TELMI ini dilakukan pada Jumat, 29 April lalu. Triawan Munaf selaku Kepala Bekraf menyampaikan bahwa salah satu alasan diluncurkannya TELMI adalah  karena kesadaran masyarakat Indonesia terhadap hak royalti musisi masih sangat kurang. Contohnya adalah lagu-lagu ciptaan para musisi ini yang secara bebas diputar di hotel, mall, dan restoran saat tanpa memikirkan sisi hak royaltinya.

TELMI sendiri berbentuk seperti pengeras suara mini. Untuk bisa mendeteksi lagu-lagu yang sedang diputar, alat ini harus dipasang secara sukarela oleh tempat-tempat yang sering memutarkan musik ini. Setelah dipasang, alat ini akan mendeteksi identitas lagu yang sedang diputar. Setelah mengetahui identitas lagu tersebut, TELMI akan mencatat data tersebut kemudian menyimpannya diserver pusat sehingga para musisi bisa melihat lokasi-lokasi yang memutar lagu-lagu mereka.

Izak Jenie, salah satu pencipta TELMI, menjelaskan,” Kami ingin membuat semua software ini bisa dipakai oleh semua orang. Karena kami mendapat konsep dari Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) yang punya kebutuhan mendeteksi seluruh lagu yang sedang diputar. Saat ini cara mendeteksinya adalah dengan meminta pemilik tempat secara sadar memberikan datanya, which is saya yakin nggak akan kejadian. Jadi kita harus cari sesuatu yang tidak intrusive dan bisa dipasang di semua tempat.”

Triawan menambahkan bahwa perlu ada kesadaran dan kerjasama dari pihak-pihak pemegang otoritas dari tempat-tempat ini untuk bisa memasang alat ini.

“Yang penting adalah bisa diterima oleh otoritas yang memang bisa menerapkan sistem ini di masyarakat. Langkah-langkah selanjutnya tentu akan ada promosi, sosialisasi, dan pengembangan yang lebih lanjut,” ungkap Triawan.

Semoga alat ini bisa menjadi jawaban bagi para musisi untuk bisa mengetahui dimana saja karya mereka diperdengarkan dan bisa menambah pendapatan dari royalti karya mereka.

loading...




nilai



Berita Terkait :

Komentar Anda