Jumat, 19 April 2019

Music Technology Lifestyle

Black Box, Alat Bantu Investigasi Kecelakaan Pada Pesawat

Penulis :
Jumat, 17/04/2015 09.00.00 | Dibaca: 1839




Black Box, Alat Bantu Investigasi Kecelakaan Pada Pesawat

newsoffice.mit.edu


Compusiciannews.com -Sains- Berbagai kecelakaan pesawat yang terjadi hingga yang terakhir yang dialami oleh AirAsia QZ8501 yang jatuh di Selat Karimata pada hari Minggu (28/12/2014) silam dengan rute Surabaya – Singapura, membawa duka yang mendalam bagi setiap keluarga dan teman korban yang menjadi penumpang maskapai ber-budget rendah itu.

Dari setiap kecelakaan pesawat yang terjadi, pihak investasi selalu mencari alat yang menyimpan data yang merekam kejadian sebelum jatuhnya pesawat. Alat itu bernama Black Box atau Cockpit Voice Recorder. Alat ini diletakkan di bagian belakang pesawat atau ekor pesawat.

Di setiap pesawat komersial, alat ini merupakan alat yang penting karena fungsinya yang berguna bagi tim investigator dalam menyelidiki penyebab kecelakaan di pesawat. Alat ini pertama ditemukan oleh seorang ilmuan muda berkebangsaan Australia bernama Dr. David Warren. Warren yang saat itu sedang bekerja di Laboraturium Penelitian Penerbangan di Melbourne di pertengahan tahun 1950an dan saat itu dia juga terlibat dalam penyelidikan kecelakaan pesawat yang terjadi secara misterius yang menimpa pesawat jet komersial pertama, Comet.

Dengan menyadari pentingnya alat ini bahwa alat ini cukup berguna untuk penyelidikan, dia mengerjakan data rekaman penerbangan dasar. Demonstrasi unit pertama diprodusi pada tahun 1957 dan pada tahun 1960 dimana terjadi kecelakan pesawat di Queensland, Australia menjadi negara pertama di dunia yang menjadikan Black Box ini alat wajib pasang untuk pesawat komersil.

Untuk mengantisipasi jika kecelakaan pesawat terjadi di laut seperti pada maskapai AirAsia QZ8501, masing-masing Black Box memiliki alat yang dapat menyesuaikan saat berada di bawah laut, alat itu bernama Underwater Locator Beacon (ULB). Alat ini dikatifkan saat recorder atau Black Box ini masuk dalam perairan laut dan dapat mentransmisi data dari kealaman 14.000 kaki dibawah permukaan laut. Meskipun alat ini bernama Black Box namun kenyataannya warna sesungguhnya adalah orange cerah.

 

loading...




nilai



Berita Terkait :

Komentar Anda