Minggu, 17 Februari 2019

Music Technology Lifestyle

Hammer Jammer Membawa Suara Baru Dalam Permainan Gitar

Penulis :
Selasa, 08/07/2014 16.32.00 | Dibaca: 2774




Hammer Jammer Membawa Suara Baru Dalam Permainan Gitar

gizmag.com


CompusicianNews.com –Instrumen- Dengan kampanye terpendek pada Kickstarter,  Ken McCaw meletakkan produksi kedua untuk gitar Perkusif Hammer Jammer dalam tangan pemain. Digambarkan sebagai suatu hal yang esensial yang mengubah gitar kedalam instrumen baru, Fretting Hand masih dipakai untuk membentuk kord atau single-note yang berjalan. Tapi para pemain menggunakan “tombol” yang ada di ujung dapat menghasilkan suara dawai yang lembut atau keras.

Ide akan mekanisme key-hammer untuk gitar pertama muncul dari McCaw yaitu di tahun 1985. Dia membentuk perusahaan Guitammer untuk perkembangan lebih lagi ide-idenya di tahun 1990, yang akan dibantu dengan input dari keluarga seperti Chris Martin (Martin Guitars) dan Ricky Skaggs. Produksi pertama didebutkan di awal tahun 1990an tapi masalahnya dengan rekan penjualannya dan perubahan fokus membuat projek hammering ini terhambat.

Kemudian McCaw telah membeli unit yang tersisa dari manufacturer dan telah dijual kepada para player di 60 negara di seluruh dunia. Video yang digunakan untuk Kickstarter dulunya diposting ke YouTube di bulan Januari tahun ini dan telah menari sekitar 440.000 view yang akhirnya membuat McCaw mencoba untuk pasar mainstream.

Saat Hammer ini siap dipakai, Hammer ini dapat menghasilkan beberapa suara saat beberapa tombol digunakan. Lama dari notasihammer ini ditentukan oleh tangan yang melakukan fretting.

Bagian lengan hammer akan membutuhkan sedikit penyesuaian lembut sebelum siap dipakai dan menyediakan strike yang bersih. Terdapat 2 hammer pad untuk memilih dari yang jenis suara ‘hard’ ke ‘soft’. Hammer Pad dirancang untuk dapat bertahan lama dan McCaw berkata bahwa dia telah menggunakan set yang sama untuk 5 tahun dan pemakaian untuk dapat berates-ratus jam dan tidak ada tanda lama pemakaian.

loading...




nilai



Berita Terkait :

Komentar Anda