Sabtu, 20 Juli 2019

Music Technology Lifestyle

Hip Hop Selalu Lahir dan Terus Mendunia

Penulis :
Kamis, 16/07/2015 12.56.52 | Dibaca: 4297




Hip Hop Selalu Lahir dan Terus Mendunia


-Fokus Utama- Selain Blues, kultur hibrida Afro-Amerika juga melahirkan Hip-Hop sebagai payung besarnya, dimana apa yang kita kenal sebagai “rap” menjadi turunannya, selain DJ, breakdance, seni grafiti, dan lain-lain. Jika dibandingkan musik yang lain, rap yang umumnya kita kenal terlihat lebih enerjik, menuntut kecermatan dan ketepatan tinggi, karena ungkapan musiknya di-ikat oleh ritme yang cepat, berhimpitan, serta mengandung hitungan yang tidak konstan, serta tiba-tiba mengagetkan (syncop).

Dalam hal konten juga mengandung unsur puitik, yang dibuat dengan mempertimbangkan kaidah bahasa. Selain itu, penguasaan akan lafal bahasa juga menjadi perhatian utama bagi para raper. Karena menuntut keindahan dan kedalaman, baik sebagai hiburan, kritik/perlawanan, maupun apresiasi, maka rap tetap merupakan seni yang tetap menyiratkan makna-makna.

Bermula di South Bronx, New York pada 1970-an, hip-hop lantas tumbuh pesat, hingga sampai di Indonesia, bahkan hingga sampai ke Tanah Jawa. Menurut Davey D, hip-hop menjadi salah-satu kontributor utama yang ikut menghambat rentetan kekerasan geng dengan merujuk pada kenyataan bahwa banyak orang dewasa yang mengalihkan kemarahan dan agresi mereka ke dalam hip-hop. Selengkapnya di E-Magz edisi Juli 2015 'Musik Hip Hop Indonesia' 

loading...




nilai



Berita Terkait :

Komentar Anda