Rabu, 17 Juli 2019

Music Technology Lifestyle

Insiden Festival Musik Country : “Insiden Penembakan Masal Terbesar Sepanjang Sejarah”

Penulis :
Selasa, 03/10/2017 10.28.32 | Dibaca: 974




Insiden Festival Musik Country : “Insiden Penembakan Masal Terbesar Sepanjang Sejarah”

Polisi berjaga-jaga di area penembakan masal billboard


Compusiciannews.com -Isu Terkini- Amerika Serikat, negara adikuasa ini kembali diserang duka mendalam terkait penembakan masal, kali ini terjadi pada hari Minggu malam (01/10) di sebuah acara Route 91 Harvest Festival, sebuah festival musik country di di Las Vegas, menewaskan setidaknya 59 jiwa dan 500 lebih luka-luka. Diperkirakan tragedi ini adalah yang terbesar yang pernah terjadi di sepanjang sejarah penembakan masal di  Amerika Serikat.

Menurut salah satu saksi selamat dari tragedi itu yang diwawancara oleh media Billboard, pelaku menembakkan senjatanya dari lantai 32 yang ada di Mandala Bay Resort and Casino dan diperkirakan ada ribuan orang yang hadir dalam festival musik Country itu.

Pihak kepolisian Las Vegas belum bisa memastikan motif dari penyerangan ini, namun mereka menyatakan bahwa tragedi penembakan ini tidak ditemukan bukti apapun apakah peristiwa penembakan masal ini ada kaitannya dengan jaringan teroris internasional

Kasus penembakan yang terjadi di Amerika Serikat sudah berkali-kali terjadi, pada tahun 2007 lalu, terjadi penembakan masal di Virginia Tech yang dilakukan oleh mahasiswa Warga Negara Korea Selatan, menewaskan sekitar 32 orang dan 1 lainnya luka-luka.

 Juli 2012 terjadi penembakan di sebuah bioskop di Colorado, dimana saat itu adalah film Batman – The Dark Knight Rises tayang perdana, sekitar 17 orang meninggal dan 70 lainnya luka, hingga kejadian penembakan di Gay Club di Orlando tahun 2016 lalu yang menewaskan 50 orang dan melukai 58 lainnya.

Peristiwa penembakan masal ini membuat Presiden Donald Trump melakukan pidato kenegaran dan menilai tindakan penembakan itu sebagai suatu kekejian murni dan hal ini pula mendorong pemerintah Amerika Serikat untuk berunding mengenai kebijakan kepemilikan senjata di Amerika Serikat.

 

loading...




nilai



Berita Terkait :

Komentar Anda