Minggu, 21 Juli 2019

Music Technology Lifestyle

Mariah Carey Dituntut Balik Atas Kasus Pembatalan Konser di Amerika Selatan

Penulis :
Senin, 22/01/2018 14.12.21 | Dibaca: 902




Mariah Carey Dituntut Balik Atas Kasus Pembatalan Konser di Amerika Selatan

billboard


Compusiciannews.com -Isu Terkini- Mariah Carey dituntut balik olek promotor konsernya di Amerika Selatan yang mengklaim bahwa sang diva telah melanggar perjanjian dengan membatalkan 2 konsernya di musim gugur yang harusnya bukan mejadi hak penuh sang diva, demikian laporan yang dilansir dari berkas laporan pada Rabu (17/01) lalu.

Sebelumnya pada bulan Januari 2016 lalu, sang diva menuntut promotor FEG Entretenimientos ataspelanggaran kontrak yang mengklaim dia membatalkan konsernya di Argentina dan Chile pada Oktober 2016 lalu karena sang promotor tidak membayar penuh sesuai yang dijanjikan sebelumnya.

Selain menjawab klaim dan melakukan pembelaan, FEG mengajukan gugatan balik kepada Carey dan perusahaanya, Mirage Entertainment atas pelanggaran kontrak dan pelecehan nama baik.

FEG yang juga dikenal sebagai Fenix, mengklaim bahwa kasus ini memiliki sejarah panjang dalam kerjasamanya dengan para artis dan memang dalam hal pembayaran tidak selalu tepat waktu sesuai dengan jadwal namun para penampilan artis selalu dibayar penuh sesuai perjanjian.

Menurut berkas , persetujuan dari tour untuk 2 konser tertanggal pada 21 Juni 2016 namun tidak dilaksanakan  hingga akhir September. Ditambah dalam perjanjian dijelaskan oleh Fenix bahwa tidak ada kata yang menjelaskan ‘waktu adalah esensi’ atau kata-kata lain yang memiliki arti berkaitan

Carey dijadlawakan tampil pada 28 Oktober 2016 di Argentina dan 30  Oktober 2016 di Chile namun mendekati tanggal 25 Oktober masih ada kekurangan biaya untuk 2 konser tersebut. Fenix mengklaim bahwa pihaknya telah membayar 75% dari keseluruhan dana dan tiba-tiba Carey membatalkan acaranya melalui pemberitaan media; menurut perjanjian yang ada, Carey harus memberi waktu setidaknya 48 jam untuk memberikan kesempatan kepada pihak prmotor.

Fenix juga mengklaim bahwa pernyataan Carey di Twitter perihal batalnya konser ini adalah bagian dari bentuk pelecehan karena menyebut sang promotor acara lalai dalam mengatur acara. Sang promotor menggugat setidaknya US$ 1.000.000 atas batalnya acara dan US$ 2.000.000 atas kerusakan nama baik dan pelecehan

loading...




nilai



Berita Terkait :

Komentar Anda