Sabtu, 20 Juli 2019

Music Technology Lifestyle

Meski Muncul Kontroversi, Dalai Lama Akhirnya Tampil di Panggung Glastonbury Festival 2015

Penulis :
Senin, 29/06/2015 12.00.00 | Dibaca: 1750




Meski Muncul Kontroversi, Dalai Lama Akhirnya Tampil di Panggung Glastonbury Festival 2015

theindependent.co.uk


Compusiciannews.com - Isu Terkini - Setelah rumor perihal rencana kehadirannya di Glastonbury Festival 2015 terus berkembang, Dalai Lama akhirnya benar-benar muncul di festival musik terbesar di dunia tersebut pada 28 Juni pukul 10:45 waktu setempat.

Pemimpin spiritual asal Tibet tersebut meninggalkan tempat pengasingannya demi bisa membawa pesan kedamaian pada orang banyak. Dalai Lama membawa pesan tentang belas kasih, anti kekerasan, dan kesatuan dalam kemanusiaan.

Sebelumnya, kemunculan Dalai Lama ini disambut protes oleh pemerintah Tiongkok. Mereka mengingatkan pihak promotor bahwa mengundang Dalai Lama pada festival musik terbesar di dunia sama halnya dengan memberi panggung untuk dirinya mempromosikan kegiatan yang Anti-Tiongkok.

Namun, Emily Eavis, salah satu panitia festival dan anak dari Michael Eavis, pendiri Glastonbury, menjelaskan bahwa momen kehadiran Lama justru sangat spesial.

"Kami bangga bisa menyambut kedatangan Dalai Lama di Glastonbury 2015. Beliau berbicara di Green Fields dan mengeksplorasi peternakan sebagai bagian dari kunjungannya di Inggris."

Rumor perihal kedatangan Lama di Glastonbury 2015 muncul setelah jadwal tersebut tertulis di situs resmi Dalai Lama. Namun, jadwal itu kemudian dihapus tanpa alasan yang jelas.

Akhirnya, Dalai Lama pun benar-benar muncul di Glastonbury festival. Tepatnya di Green Fields, sebuah area lapangan seluas 60 hektar yang digunakan sebagai area kedamaian.

Dalam pidatonya, Dalai Lama bicara perihal munculnya kalangan ekstrimis yang menggunakan ideologi beragama untuk menciptakan konflik. Ia juga menjelaskan bahwa kekerasan yang dilakukan beberapa pihak di Timur Tengah sangat tidak bisa dinalar.

"Di Siria dan Irak, mereka membunuh manusia dan itu tidak masuk akal. Dan yang terburuk, mereka membunuh dengan mengatasnamakan kepercayaannya. Sangat tidak masuk akal," tuturnya.

Menurut Lama, dirinya setuju untuk tampil di Glastonbury yang dalam pandangannya adalah sebuah festival untuk orang banyak. Bukan festival yang digelar pemerintah atau politisi. 

"Silakan menikmati kesenangan yang ada di sini. Tapi, jangan lupa bahwa di planet yang sama ini ada orang-orang tega membunuh orang lain," tambahnya.

Momen kedatangan Dalai Lama kali ini juga terbilang spesial karena bertepatan dengan ulang tahun ke-80 yang jatuh pada 6 Juli mendatang. Dan meski mendapat kecaman dari banyak pihak, lama terbukti menepati janjinya. Selama berada di Inggris, ia pun tidak menjadwalkan pertemuan dengan pejabat-pejabat pemerintah Inggris. 

 

loading...




nilai



Berita Terkait :

Komentar Anda