Jumat, 27 April 2018

Music Technology Lifestyle

Montgomery Gentry, Duo Musik Country Amerika Penuh Cerita

Penulis :
Sabtu, 18/11/2017 09.00.00 | Dibaca: 380




Montgomery Gentry, Duo Musik Country Amerika Penuh Cerita

Grandforksherald


Compusiciannews.com - Kabar Selebriti - Eddie Montgomery dan Tory Gentry adalah duo penyanyi country Amerika. Mereka lahir di Kentucky. Mereka sudah saling mengenal selama 30 tahun, dan mereka sudah menjadi lebih dari partner kerja, tetapi mereka adalah sahabat dan keluarga. 

Mereka mengawali karirnya bersama, dan berhasil merilis album pertamanya tahun 1999, berjudul Tattoos and Scars. Karirnya terus meningkat dan mereka berhasil memenangkan penghargaan kategori Favourite New Artist dan Vocal Duo pada AMA dan CMA tahun 1999 dan 2000. 

Lagu-lagu mereka juga masuk ke dalam Billboard Hot Country Songs, dan juga masuk dalam nomor 1 hits. Sebanyak 10 lagu mereka masuk ke dalam urutan lagu favorit pada tahun 2005.

Mereka memiliki hubungan yang baik, bahkan hampir tidak ada kabar negatif tentang mereka. Namun pada akhir September lalu, Gentry mengalami kecelakaan helikopter saat akan menghadiri konser di New Jersey, dan ia pun tewas. 

Montgomery, keluarga dan para friends (sebutan mereka untuk para fans) sangat berduka dan merasa kehilangan Gentry. Montgomery mengatakan bahwa semua ini sungguh di luar dugaannya. Kematian Gentry mengubah hidupnya, sama seperti band ini mengubah hidupnya. Gentry lebih dari sekedar penyanyi, ia adalah sahabat dan keluarga, ia selalu ada. Dirinya adalah bagian dari jiwaku. Selamanya Gentry dan band ini akan selalu ada di hati Montgomery.

Menurut Montgomery, keduanya telah membicarakan tentang kematian mereka. Montgomery mengatakan bahwa pasti akan sangat aneh kalau dirinya yang lebih dahulu tiada. Namun ia mengatakan bahwa keduanya telah sepakat meneruskan band ini apapun yang terjadi.

Lagu terakhir yang dirilis saat-saat terakhir Gentry berjudul Better Me. Awal syair lagu itu dinyanyikan oleh Gentry "I'm getting older, finding myself and God getting a little bit closer", dan benar saja, ia memang menjadi lebih dekat dengan Tuhan saat ia berusia 50 tahun. 

loading...




nilai



Berita Terkait :

Komentar Anda