Senin, 24 Juni 2019

Music Technology Lifestyle

Riset Internet 5G, Amerika Gelontorkan Dana Sebesar 400 Juta

Penulis :
Jumat, 29/07/2016 09.00.00 | Dibaca: 1541




Riset Internet 5G, Amerika Gelontorkan Dana Sebesar 400 Juta

software.informer.com


Compusiciannews.com - Sains - Dunia teknologi terus-menerus berkembang. Setelah jaringan, 3G; 3,5 G; dan 4 G, dalam beberapa tahun ke depan, Anda akan menikmati fasilitas 5G. Seperti apakah kemudahan yang ditawarkan oleh jaringan 5G?

Jaringal ultracepat dengan ini memiliki latensi ultra-rendah dan kapasitas yang tinggi memungkinkan percepatan penyebaran jaringan nirkabel hingga 100 kali lebih cepat daripada teknologi yang berkembang saat ini. Hal ini memungkinkan banyak hal seperti berkembangnya aplikasi-aplikasi terobosan bagi konsumen, kota-kota cerdas, dan Internet of Things, yang bahkan belum dapat dibayangkan hari ini.

Apabila Anda membutuhkan waktu berjam-jam, bahkan berhari-hari untuk mengunduh sebuah film blueray, menggunakan teknologi 5G, Anda bisa mengunduhnya hanya dalam waktu kurang dari 5 detik. Apabila dibuat perbandingan, jaringan 5G memiliki kecepatan 100 kali lebih cepat daripada jaringan 4G, dan 25 ribu lebih cepat daripada 3G.

Akan dikembangkan pula kendaraan semi otonom maupun otonom, di mana ia bisa berinteraksi dan berkomunikasi dengan dunia luar dengan lebih baik daripada teknologi mana pun yang berkembang hari ini. Hal itu tentu saja kana sangat membantu dalam peningkatan efisiensi dan keamanan berkendara.

Manfaat 3G juga akan dirasakan dalam dunia bisnis maupun fasilitas umum. Jaringan 3G mampu membuat broadband wireless dengan kecepatan gigabit dapat menjangkat berbagai dunia bisnis, alat transportasi umum, kampus, stadion, mal, taman, sekolah dan ruang publik lain, seperti yang dilaporkan Xinhua.

Sayangnya, hal tersebut baru dapat Anda nikmati dalam beberapa tahun ke depan. Sebab, jaringan 5G memang masih dalam tahap pengembangan dan riset. Sehari setelah Komisi Komunikasi Federal Amerika Serikat mengumumkan bahwa pihaknya akan membuka spektrum frekuensi tinggi guna mempersiapkan Amerika Serikat untuk jaringan 5G, riset terhadap jaringan 5G mulai serius digalakan.

Menyambut keputusan tersebut, Amerika Serikat menggelontorkan dana sejumlah lebih dari US$ 400 juta untuk mendukung riset nirkabel 5G. Hal ini diumumkan oleh Gedung Putih pada Jumat.

Penelitian ini akan dipimpin oleh  National Science Foundation (NSF), yang menyebut proyek ini sebagai "Advanced Wireless Research Initiative”. NSF mengaku akan mengeluarkan empat platform pengujian skala kota untuk penelitian nirkabel 5G selama sepuluh tahun ke depan.

Proyek ambisius ini didukung penuh oleh banyak pihak. Salah satunya, NSF yang akan melakukan investasi lebih dari US$ 50 juta untuk membantu pembangunan platform riset ini. Sementara itu, terdapat sekitar 20 perusahaan dan asosiasi sektor swasta, secara akumulatif bersedia memberikan US$ 35 juta dalam bentuk tunai dan sumbangan untuk mendukung pembangunan platform riset. Beberapa anggota di dalamnya seperti antaranya adalah Intel, Samsung, dan AT&T.

Selain untuk membangun platform riset, NSF juga akan menanam modal sebanyak US$ 350 juta selama tujuh tahun ke depan dalam penelitian lanjutan. Hal yang dimaksud adalah penelitian-penelitian akademik yang memanfaatkan platform tersebut.

loading...




nilai



Berita Terkait :

Komentar Anda