Minggu, 21 Juli 2019

Music Technology Lifestyle

Sam Smith Dokumentasikan Perpisahan Romantis dalam Video ‘Too Good at Goodbyes’

Penulis :
Sabtu, 23/09/2017 09.00.00 | Dibaca: 1164




Sam Smith Dokumentasikan Perpisahan Romantis dalam Video ‘Too Good at Goodbyes’

popcrush


Compusiciannews.com - Kabar Selebriti - Salah satu single terbarunya, Too Good at Goodbyes, kini sudah tampil dalam bentuk musik video. Baru-baru ini, Sam Smith mendokumentasikan perpisahan, yang menjadi tema lagu ini, menjadi sesuatu yang terasa begitu menyakitkan sekaligus romantis.

Music video dibuka dengan adegan saat Sam Smith menyanyi, melantunkan melodi yang lembut menggerakkan hati. Rasa sakit akan langsung terasa saat melihat ekspresi wajah Sam yang nampak begitu terluka, dibarengi dengan suaranya yang lembut melantunkan lirik sendu, You must think that I'm stupid.

Lirik selanjutnya, seperti dugaan, menggambarkan seorang pria yang sedang patah hati karena ditinggalkan orang tercintanya. Di dalam lagu tersebut, Sam menggambarkan bahwa orang yang membuatnya patah hati mungkin menganggap dia bodoh, tak berpengalaman menghadapi patah hati. Namun, sebaliknya, Smith sebenarnya sudah begitu kuat dan hebat menghadapi rasa sakit ditinggalkan, dan hal itu tak akan melukainya terlalu dalam. Seperti di dalam liriknya, ia mengatakan bahwa ia telah berusaha menjaga jarak agar ia tak terlalu terluka nantinya saat ditinggalkan. “So I'm never gonna get too close to you Even when I mean the most to you In case you go and leave me in the dirt,” begitulah petikan liriknya.

Musik video diwarnai oleh adegan mesta beberapa pasangan. Salah satu yang paling menyentuh adalah adegan di mana seorang petinju yang tubuhnya penuh keringat mengeluarkan rasa frustrasinya dengan cara meninju tas tinju, sementara Smith menatapnya termenung di lapangan.

Too Good at Goodbye merupakan sebuah lagu balad yang menyentuh, dengan iringan piano yang lembut. Terkait lagu balad, Sam Smith memang pantas dikategorikan sebagai penguasa genre ini. Sebelumnya, lagu tema James Bond yang Smith nyanyikan, "Writing"s On the Wall" tahun 2015 lalu berhasil meraih Oscar. Lagu Too Good at Goodbye menjadi salah satu contoh pertama dari album terbarunya, yang masih belum ia beri judul. Sekaligus, menjadi penerus album sebelumnya, In the Lonely Hour, yang diluncurkan 2014 lalu dan menjadi multi platinum.

Terkait dengan peluncuran Too Good at Goodbyes, dalam sebuah wawancara Apple Music, Sam Smith mengaku bahwa lagu tersebut adalah bagian paling personal di dalam album terbarunya. Melalui lagu tersebut, ia sedang menggambarkan pengalaman pribadinya, tentang dirinya, dan tentang hubungannya dengan seseorang.

Penyanyi berusia 25 tahun tersebut mengatakan, di dalam wawancara dengan Elton John, saat di mana kejadian itu berlangsung adalah masa-masa yang sangat gelap di dalam hidupnya. Ia dicampakkan. Hal yang tentu tak ingin ia alami, dan ingat-ingat lagi. Namun, menciptakan lagu dengan bercermin dari kejadian ini bagi Smith, adalah metode terapi baginya. Meski saat menuliskan lagu tersebut, ia justru tak bisa produktif.

"Menulis musik tentang hal semacam itu biasanya seperti terapi untuk saya, tapi ketika terjebak dalam waktu ini, saya tidak bisa menulis selama sekitar dua bulan. Tim saya harus memaksa saya untuk masuk ke studio, karena saya hampir merasa tidak ingin melanjutkan lagi. Jadi, ada saat-saat di sana di tempat yang agak intens dan saya mulai kehilangan diriku sendiri." 

Dengan pengalaman tersebut, tak heran lagu yang ia ciptakan begitu menyentuh hati. Selain lagu ini, di dalam albumnya nanti, ia juga akan menyertakan beberapa lagu yang ia ambil dari pengalaman pribadinya, dan orang-orang terdekatnya. Album tersebut rencananya akan dikeluarkan sebelum natal dan akan diisi oleh sebuah kolaborasi dengan Timbaland dan sebuah duet.

 

loading...




nilai



Berita Terkait :

Komentar Anda