Selasa, 23 Juli 2019

Music Technology Lifestyle

Sara Michieletto, Pemain Biola Asal Italia Gelar Pertunjukan di Jakarta

Penulis :
Rabu, 16/12/2015 13.38.06 | Dibaca: 2064




Sara Michieletto, Pemain Biola Asal Italia Gelar Pertunjukan di Jakarta

http://elisabettazavoli.photoshelter.com/


Compusiciannews.com - Panggung - Pemain biola profesional asal Italia, Sara Michieletto, menggelar pertunjukan bersama pianis senior, Rene Van Helsdingen bertajuk Emotion for a Change pada 5 Desember 2015 lalu di gedung Pusat Kebudayaan Italia, Instituto Italiano Di Cultura yang berlokasi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Para penonton yang penuh sesak seakan tak mau ketinggalan satupun penampilan memukau dari Sara yang kala itu berbalut busana hitam yang kontras dengan latar panggung.

Ini bukanlah penampilan pertama Sara di Indonesia. Sebelumnya dia pernah menggelar konser dengan banyak musisi Indonesia. Menurutnya musisi Indonesia memiliki musikalitas luar biasa dan kekayaan musik yang tak bisa dilukiskan. Dia juga pernah menetap di Indonesia pada 2011-2014 untuk mengerjakan suatu karya. Baginya, Indonesia sangatlah luar biasa menakjubkan.

“Saya membayangkan ketika berada dalam pengembaraan di luar angkasa. Sangat menyenangkan namun juga mengingatkan kita untuk menjaga bumi. Mungkin masih ada bumi-bumi lain di jagat raya ini. Hanya diam dan tidak melakukan apapun sama saja kita memusnahkan bumi ini,” ujarnya menjelaskan pesan dari pertunjukannya kali ini.

Puncak dari penampilannya adalah Pulsar dan berhasil memuaskan semua penonton. Dia menambahkan bahwa ide pembuatan Pulsar berawal pada 2009 saat dia berada di India. “Direktur planetarium di New Delhi memintaku bermain disana saat peringatan hari kelahiran Galileo Galilei. Dia lalu memberi tahu bahwa mereka punya rekaman suara dari luar angkasa dan memberikannya padaku. Rekaman itu sangat bagus dan dijadikan latar dari lagu Pulsar ini,” tambahnya.

Sara adalah musisi yang sangat peduli dengan kelestarian lingkungan hidup dan perubahan iklim. Dia khawatir dengan terjadinya perubahan kondisi bumi namun masih banyak orang yang tidak sadar dan peduli dengan resiko perubahan iklim yang berdampak luar biasa bagi bumi. Kepeduliannya itu diwujudkan dalam rangkaian notasi nada dan komposisi lagu yang sangat relevan untuk dinyatakan.

Karirnya dimulai dari kecintaan pada alat musik biola. Saat berusia delapan tahun, ibunya memberikan dua pilihan alat musik untuk dipelajari, yakni biola dan piano. Karena dia termasuk anak yang tidak bisa hanya duduk diam dan selalu bergerak untuk menyalurkan energinya, dia menjatuhkan pilihan pada biola. “Tapi saya juga tetap memainkan piano. Piano seyogyanya juga bisa dikuasai oleh pemain biola,” katanya. Dia juga suka sekali bernyanyi karena baginya bernyanyi adalah cara untuk mengekspresikan dirinya.

Sara dikenal pertama kali saat bermain biola sekaligus menjadi asisten pemimpin Orkestra Lirico Simfonica Teatro La Fenice di Italia. Selanjutnya, dia banyak berkolaborasi dengan banyak pemusik dunia sebagai solois diantaranya pada Orkestra Venezia dan Orkestra Filharmonik Bbc London.

loading...




nilai



Berita Terkait :

Komentar Anda