Kamis, 18 Juli 2019

Music Technology Lifestyle

Sekilas Tentang Musik Tradisional Korea

Penulis :
Senin, 29/06/2015 09.50.08 | Dibaca: 4955




Sekilas Tentang Musik Tradisional Korea

http://okok1111111111.blogspot.com


Compusiciannews.com - Sosial Budaya - Jika mendengar nama "Korea", pasti yang terlintas dalam benak kita adalah wajah cantik dan tampan dari para anggota idol grup di sana. Namun layaknya negara-negara lain, Korea juga memiliki ragam tradisi yang unik dan menarik salah satunya musik.

Musik tradisional Korea sangat beragam. Ada yang hanya dimainkan di istana saat ada upacara-upacara penting, hingga lagu-lagu rakyat yang biasa dimainkan para petani di desa. Berikut ini adalah beberapa musik tradisional asal negeri ginseng.

Sanjo

Sanjo secara harfiah diartikan sebagai melodi yang tersebar. Biasanya dimainkan secara solo oleh orang-orang yang memiliki keahlian musik yang tinggi. Sanjo dapat dimainkan dengan beberapa instrument seperti geomungo (sitar dengan 6 senar), gayageum (sitar dengan 12 senar), daegeum (seruling panjang dari bambu), dan ada pula pemain janggu (drum). Selain itu, ada juga pemain yang bertugas meneriakkan seruan tertentu agar bisa menghubungkan penonton dengan para pemain musik ini.

Jongmyo Jeryeak

Jongmyo Jeryeak bukan sekadar musik biasa, tapi juga mencakup tarian dan lagu tertentu yang dahulu biasanya dimainkan saat ritual penting untuk menghormati raja dan ratu Korea. Bahkan musik tradisonal Korea ini sudah dimainkan sejak tahun 1463 silam. Pemerintah Korea sendiri menyebut Jongmyo Jeryeak sebagai "Important Intangible Cultural Property No.1". Sementara, UNESCO menempatkan musik ini sebagai 1 dari 689 Warisan Budaya Dunia.

Pansori

Dikenal sebagai opera tradisional Korea, Pansori dimainkan oleh seorang penampil yang membawakan cerita dengan cara menyanyi. Pertunjukkan ini mengkolaborasikan 3 hal, yaitu aniri (narasi/cerita), sori (beryanyi), dan ballim (akting). Hampir sama dengan Sanjo, seorang pemain Pansori ditemani oleh seorang pemain perkusi. Pansori sempat berjaya di abad 19 dan 20-an. Jika dulu pertunjukkan Pansori berlangsung selama 8 jam, kini dipangkas menjadi 2 hingga 3 jam saja.

Minyo

Minyi adalah sebutan untuk lagu-lagu daerah yang mengkombinasikan melosi dan lirik. Jenis pertunjukkan ini bisa dilakukan semua orang dan tidak memerlukan keahlian khusus. Terdapat sekitar 200-an Minyo di Korea. Semuanya dikategorikan menjadi 2, yaitu tosokminyo dan tongsokminyo. Bisa juga dikategorikan menurut wilayah asalnya.

Samulnori

Kata "samul" berarti "empat benda". Samulnori berarti kuartet perkusi yang terdiri dari buk, janggu, jing, dan kkwaenggwari. Musik ini berasal dari daerah-daerah pedesaan. Biasanya, dimainkan oleh para dukun dengan atraksi akrobat dan gerak tari yang rancak.

 

loading...




nilai



Berita Terkait :

Komentar Anda