Jumat, 19 Juli 2019

Music Technology Lifestyle

Streaming Bantu Industri Musik Lawan Pembajakan

Penulis :
Sabtu, 06/02/2016 09.00.00 | Dibaca: 1806




Streaming Bantu Industri Musik Lawan Pembajakan

engadget.com


Compusiciannews.com -Industri- Pada bulan November 2014, Taylor Swift merilis album barunya ‘1989’ dan album ini mencetak 1,28 juta dalam minggu pertama perilisan, dan menjadi pembukaan tersukses kedua sejak album ‘The Eminem Show’ dari rapper Eminem yang menjual 1,32 juta copy. Namun ini bukan berita utamanya untuk minggu itu, melainkan keputusan Swift yang saat itu menarik semua katalog lagunya dari Spotify dan layanan streaming lainnya yang justru menjadi topik utama. Padahal 25% pelanggan streaming mendengarkan lagu-lagunya.

Ini adalah keputusan yangmembagi opini yang populer. Beberapa merasa bahwa tindakan Swift itu benar karena dia mencoba melindungi karya musiknya sementara yang lain berpendapat bahwa tindakannya terlalu sempit dalam hal perspektif dan seharusnya melalui streaming dia dapat menghasilkan banyak uang lewat album barunya. Bagi Swift, Spotify adalah platform yang menyakiti banyak pelaku industi musik dan mengurangi nilai apresiasi industri musik itu sendiri.

Terdapat bukti yang menunjukan bahwa platform streaming seperti Spotify membuat pembayaran untuk unduh menurun dan hal ini membuat para artis seperti Swift menyalahkan streaming dan menganggap streaming menjadi pemicu pembajakan.

Namun terdapat sanggahan, pada bulan Juli 2013 lalu dimana studi asal Norwegia menemukan bahwa streaming telah menjadi norma dan jumlah lagu-lagu yang diunduh secara illegal turun dari 1,2 milyar di tahun 2008 dengan hanya menjadi 210 juta di tahun 2013. Dan di tahun 2015 lalu, dilaporkan bahwa pembanjakan secara virtual telah dihapus.

Pembajakan adalah masalah yang berbeda. Online streaming jauh dari unduh illegal dan itu sebenarnya adalah berita bagus untuk industri musik

loading...




nilai



Berita Terkait :

Komentar Anda