Senin, 24 Juni 2019

Music Technology Lifestyle

Tentang Sejarah Mesin Drum di Dunia

Penulis :
Minggu, 06/04/2014 00.00.00 | Dibaca: 5289




Tentang Sejarah Mesin Drum di Dunia


 

Compusiciannews.com – Perangkat - Kurang lebih sepuluh tahun seorang Pianis Amerika bernama John Wood menyebarkan stiker bertuliskan “Mesin Drum Tidak Memiliki Jiwa”. Namun tidak semua orang percaya, terutama Eric Sadler, seorang produser musik. Bahkan, Sadler justru menyatakan bahwa Mesin Drum tidak berjalan dengan sendirinya, dia memberikan jiwa padanya.

Mesin drum pada awalnya tidak dimaksudkan untuk menjadi alat perekam di studio. Salah satu mesin drum komersial, Wurlitzer’s 1959 Sideman menggunakan tabung vakum untuk menciptakan bunyi perkusi dan dimaksudkan untuk membantu karya musiknya tanpa menyewa drummer. 

Joe Mansfield, penulis buku baru Beat Box: A Drum Machine Obsession mengatakan bahwa mesin drum bernama Beat Box hanya seperti kayu tua, anda tidak akan berpikir bahwa itu adalah mesin drum. Mesin drum masih merupakan barang baru pada tahun 60 dan 70-an, tapi musisi lambat laun tertarik untuk menggunakannya.

Pada tahun 1971, Sly and the family stone merekam There's a Riot Going On, salah satu album hits yang menonjolkan mesin drum bernama - Maestro Rhythm King. Pada awal tahun 80-an, banyak musisi pop yang menggunakan mesin drum namun kebanyakan menggunakan mesin yang dilengkapi dengan ritme, seperti dalam Hall and Oates (1981) dengan hitnya I Can't Go For That.

Beberapa tahun yang lalu, beat box terbaru menampilkan drum yang sesungguhnya, membuatnya lebih keras, menampilkan suara yang bisa digunakan untuk music hip hop. Salah satu yang terpopuler ialah Oberheim DMX. Sadler mengatakan bahwa DMX memiliki suara yang sangat nyata seperti drum asli.

Akan tetapi setelah muncul Roland TR-808, mesin drum ini mulai merajai musik dengan kehebatannya. Bagi Mansfield dan musisi lainnya, TR-808 benar-benar bisa menarik perhatian penonton dengan suara yang dihasilkannya. 

Saat ini kebanyakan produser cukup meniru suara mesin drum 808 menggunakan software daripada repot-repot menggunakan hardwarenya. Namun, Carfagna mengatakan bahwa mesin drum orisinil masih dijual di pasaran. Tiap mesin drum memiliki karakter masing-masing sesuai zamannya. Seperti senar drum pada the Rhythm King yang berbeda dengan senar drum pada 808. 

loading...




nilai



Berita Terkait :

Komentar Anda