Rabu, 17 Juli 2019

Music Technology Lifestyle

Tips Membuat Jingle yang Baik

Penulis :
Kamis, 23/07/2015 12.00.00 | Dibaca: 10942




Tips Membuat Jingle yang Baik

Jingle (www.wikipedia.com)


Compusiciannews.com -DAW-  Mungkin kita pernah mendengar kata "Jingle". Yes, thats right! Di Radio, Televisi, Supermarket, dan seluruh tempat dimana aspek komersial menjadi bagian penting, jingle selalu menjadi tolok ukur penyampaian pesan yang singkat, padat, dan memikat. Lagu pendek dengan durasi maksimum 2 menit ini membantu setiap orang untuk mengenali (umumnya) produk atau perusahaan secara simpel dengan tujuan menarik perhatian calon pembeli atau pengguna jasa.

Sekadar melirik, kita bisa mengunjungi dua website untuk melihat contoh-contohnya. Yang pertama adalah www.jingleindonesia.com, dan kedua adalah www.2dees.com. Kita semua akan semakin mengenali jingle dari dekat. Pembuatnya pun adalah kreator-kreator yang ahli di bidangnya. Ada bermacam jenis jingle, bisa untuk produk, perusahaan, maupun event promosional. Untuk membuat jingle yang baik tentu saja tidak mudah. Baik di sini bisa berarti syair dan melodinya mudah diingat, serta musiknya sederhana dan mengena. Nah, penasaran bagaimana prosesnya, silakan simak beberapa tips berikut:

1. Kuasai Vocabulary/Bahasa

Intinya jingle adalah mengarang lagu pendek, tidak seperti mengarang lagu pop yang umumnya berdurasi 5 menit. Jingle rata-rata berdurasi maksimum 2 menit, bahkan menurut beberapa pakar, 30 detik saja sudah cukup. Nah, dalam mengarang lagu tentu saja kita harus memahami bahasa. Jadi pastikan pemahaman bahasa kita cukup, terutama terhadap pilihan vocab yang sederhana dan ingat, "tidak pasaran". Buatlah syair cukup dengan maksimum 2 bait dan 1 kali refren, mungkin bisa dengan modulasi. Selain itu perhatikan tema jingle yang akan dibuat, sesuaikan syairnya dengan tema. Pelajari juga puisi-puisi yang memiliki rima yang baik, atau pantun-pantun yang seimbang kalimat-kalimatnya. Apabila kita membuat jingle untuk keperluan kompetisi, biasanya dari pihak penyelenggara mewajibkan beberapa kata atau kalimat untuk dibubuhkan dalam syair kita. Dengan begitu proses kita akan lebih mudah.

2. Melodi Harus Sederhana dan Mudah Diingat

Sesudah merangkai syair saatnya membuat melodi lagu. Tidak hanya syairnya saja yang mudah diingat, namun melodi lagunya juga penting dan sama levelnya dengan syair. Usahakan untuk merangkai nada-nada yang bisa pas dinyanyikan siapa-saja, baik anak-anak, remaja, hingga dewasa. Tipsnya adalah pergunakan "melodi melangkah", jadi nadanya tidak melompat-lompat seperti misalnya do ke si, sol ke sol tinggi, dan seterusnya. Melodi yang melangkah ini adalah melodi yang care terhadap setiap orang. Dengan begitulah jingle akan bisa menjadi familiar.

3. Nyanyikan Sendiri dan Minta Pendapat Temanmu

Sesudah syair dan melodi jadi, sekarang coba nyanyikan sendiri dengan menggunakan gitar atau instrumen apapun yang kita punya. Tidak berhenti di situ saja. Kemudian cobalah menyanyikannya di hadapan teman kita. Lebih bagus lagi kepada teman yang memiliki pengalaman bermusik. Mungkin kita akan mendapatkan saran atau kritik untuk perbaikan. 

4. Mulai Buat Aransemennya! Tidak Perlu Sendiri!

Wow! Apabila kita bisa mengarang syair, membuat melodi lagu, menyanyikan sendiri dan mengaransemennya sendiri, alangkah gembiranya kita. Tapi kemampuan setiap orang tentu berbeda. Mungkin kita hanya bisa menjadi songwriter. Maka, apabila seperti itu keadaannya, mintalah tolong kepada teman kita atau jasa profesional untuk membuat aransemennya. Dalam membuat aransemen ini juga ada tips khusus, yaitu musik harus bernuansa segar, tidak membuat orang mengantuk, serta tidak banyak berisi elemen-elemen musik yang rumit. Anggap saja jingle ini musik pop, yang sederhana dan gampang nyantol di kepala/perasaan, tidak seperti musik orkestra yang panjang dan sulit untuk diingat. Aransemen ini bisa dihasilkan secara langsung dengan main alat musik, atau dengan menggunakan teknologi komputer musik. Silakan pilih sesuai kemampuan kita.

5. Merekam dengan Indah, Pilihlah Penyanyi yang Berkarakter

Langkah terakhir adalah merekamnya. Sudah tentu jingle butuh penyanyi. Maka pilihlah penyanyi dengan kemampuan vokal yang baik, dan lebih bagus lagi yang memiliki karakter. Sesuaikan pula kira-kira jingle yang kita buat cocok untuk dinyanyikan perempuan atau laki-laki, anak-anak atau dewasa, dan seterusnya. Dalam proses merekam jingle, jangan lupa untuk perhatikan kualitas audionya, baik mulai dari proses input, editing, mixing, hingga mastering. Karya jingle kita akan didengarkan banyak orang, sebab itu kita harus membuatnya sesuai dengan standar kualitas yang baik, serta tidak asal-asalan.

Oke, guys! Semoga tips ini membantumu. Jangan lupa tetap kreatif!

 

 

 

loading...




nilai



Berita Terkait :

Komentar Anda